Musim Hujan? Begini Cara Menanam Seledri di Polybag


Pertanianku — Di Indonesia, seledri paling sering dikonsumsi bagian daunnya sehingga banyak yang menyebut tanaman ini sebagai daun seledri. Seledri diketahui tidak tahan terhadap curah hujan yang tinggi, maka diatasi dengan menanamnya di polybag. Lantas, bagaimana cara menanam seledri di polybag agar dihasilkan kualitas yang baik?

cara menanam seledri di polybag
Google Image00

Seledri merupakan tumbuhan yang tergolong dalam tanaman adas. Di beberapa negara Eropa, hampir semua bagian dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Daun seledri umum dipakai sebagai unsur penambah rasa sedap pada masakan dan juga pengobatan.

Usaha tani seledri dapat dilakukan dengan hasil yang sempurna pada dataran tinggi sekitar 1.000—1.200 m dpl. Meski begitu, tidak sedikit pula yang menanam seledri pada dataran rendah karena tanaman ini masih toleran mengalami pertumbuhan di dataran rendah.

Pembudidayaan seledri dengan ragam metode bertani terbilang mudah. Hanya saja, tanaman ini tidak tahan pada curah hujan yang tinggi. Tanaman seledri yang kerap dijadikan lalapan ataupun obat bisa dibudidayakan dengan dua cara, yakni generatif (dari biji) dan vegetatif (dari anakan).

Untuk lebih jelasnya, bagi Anda yang ingin mencoba budidaya seledri organik sendiri, bisa melakukannya di area pekarangan rumah. Simak ulasan mengenai cara menanam seledri di polybag yang relatif lebih murah, mudah, dan praktis berikut ini.

Persiapan awal

Disarankan bagi Anda yang masih awam, lebih baik jangan ambil risiko terlalu besar. Pilih skala budidaya yang lebih kecil dengan menerapkan perbanyakan vegetatif. Penanaman seledri dengan cara vegetatif dilakukan dengan mengambil anakan yang tumbuh di sekitar seledri untuk dipindah ke tempat lain (polybag atau pot).

Pembibitan seledri

Dikarenakan Anda akan melakukan pembibitan vegetatif, pastikan Anda sudah memiliki tanaman seledri sendiri sebelumnya untuk mengambil anakan dari tanaman seledri tersebut yang kemudian akan ditanam kembali pada polybag atau pot yang sudah disiapkan.

Baca Juga:  3 Kecamatan di Bantul Masih Hadapi Masalah Kekeringan

Penanaman seledri

Cara menanam seledri setelah melakukan semai benih adalah memindahkan bibit ke dalam polybag atau pot yang dijadikan tempat tanam. Sebelum itu, tentu Anda harus melakukan beberapa persiapan seperti berikut.

  • Siapkan polybag ukuran sedang (40 × 50 cm).
  • Isi polybag dengan media tanam yang tersusun dari campuran tanah, arang sekam, dan kompos dengan perbandingan 1:1:1. Setelah dicampur, ayak terlebih dahulu hasil campurannya.
  • Cabut bibit dari baki semai dengan menyiramkan sedikit air agar mudah dicabut, lakukan dengan hati-hati dan secara perlahan.
  • Buat lubang pada media tanam di polybag sedalam 3 cm, lalu masukkan bibit dan timbun kembali dengan media tanam.

Perawatan seledri

Setelah bibit dipindah dan ditanam pada polybag atau pot, berikutnya Anda hanya perlu melakukan perawatan intensif dengan melakukan penyiraman tanaman seledri setiap pagi dan sore. Tujuannya, menjaga kelembapan media tanam seledri. Jangan siram terlalu banyak agar akar tidak busuk.

Penyiraman rutin dapat Anda lakukan setiap hari selama seminggu pertama setelah bibit dipindahkan dari tempat persemaian. Setelah itu, Anda cukup menyiram seledri 3 kali dalam seminggu dengan menyesuaikan cuaca.

Selain perawatan dengan menyiram seledri, ada hal lain yang juga harus Anda perhatikan, yakni hama. Bila kedapatan hama pada seledri, buang hama tersebut dengan tangan. Apabila tanaman terserang penyakit, Anda bisa memberikan pestisida organik untuk menyembuhkan penyakit yang sedang menyering.

loading...
loading...