Musim Hujan? Begini Cara Tentukan Lokasi yang Tepat untuk Tanam Cabai


Pertanianku — Musim hujan menyebabkan kelembapan lebih tinggi dibanding musim kemarau. Karena itu, hal ini akan menyulitkan petani cabai untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal. Sebagai solusinya, Anda harus tentukan lokasi yang tepat untuk tanam cabai saat musim penghujan.

lokasi yang tepat untuk tanam cabai
Pertanianku

Lokasi penanaman yang tepat merupakan unsur penting bagi kesuksesan bertanam cabai di musim hujan. Berikut ini ada beberapa tips untuk Anda supaya bisa mengetahui kriteria lokasi yang baik dan sesuai.

Lokasi bukan bekas lahan tanam solanaceae (tomat, kentang, terung, dan sebagainya)

Lokasi bekas penanaman padi atau tanam kedelai, kacang hijau, buncis, kubis bunga, semangka, dan sebagainya dapat digunakan untuk bertanam cabai di musim hujan. Letak lahan sebaiknya juga jauh dari tanaman cabai, terung, dan tomat.

Hal ini karena hama dan penyakit yang terdapat pada tanaman tersebut akan berpindah ke tanaman lain yang masih muda.

Lokasi harus mendapat penyinaran optimal

Penanaman cabai di musim hujan sebaiknya dilakukan di daerah yang terbuka dan tidak terlindung tanaman besar seperti pohon kelapa, bambu, atau cengkih. Tujuannya, tanaman bisa secara optimal menangkap cahaya matahari.

Lokasi penanaman sebaiknya juga tidak terlalu dekat dengan sungai besar atau berada di daerah cekungan karena berisiko terkena banjir saat hujan lebat.

Lokasi mudah dijangkau

Aliran sarana produksi pertanian ke lahan harus cepat agar tetap utuh dan tidak rusak. Lokasi yang terlalu jauh masuk ke dalam akan menyulitkan pengangkutan sehingga ada tambahan ongkos angkut tenaga kerja. Lokasi penanaman yang baik harus dekat dengan jalan. Tujuannya, menghemat biaya transportasi.

Lokasi berada di ketinggian 200—600 m dpl

Lokasi penanaman yang ideal untuk mendapatkan hasil yang optimal, yaitu pada ketinggian 200—600 m dpl. Pada ketinggian di atas 600 m dpl, kabut sering turun sehingga menyebabkan kelembapan tanaman terlalu tinggi. Akibatnya, perkembangan penyakit pun sangat cepat.

Baca Juga:  Ini Dia 10 Serangga Paling Mematikan di Dunia
loading...
loading...