Naiknya Harga Kelapa Sawit di Pesisir Selatan

Pertanianku Harga kelapa sawit di Pesisir Selatan, Sumatera Barat, mengalami kenaikan. Tandan buah segar yang semulanya dijual Rp650 per kilogram menjadi Rp1.000 per kilogram dalam dua pekan terakhir.

Harga kelapa sawit di Pesisir Selatan
Foto: Pixabay

“Sejak dua pekan terakhir harga tandan buah segar kelapa sawit cukup menggembirakan jika dibanding dengan dua bulan terakhir,” kata petani kelapa sawit, Idon (44 tahun) di Kecamatan Lengayang, mengutip Republika, Senin (18/3).

Idon berharap, harga ini dapat bertahan hingga beberapa bulan ke depan sehingga dapat memberikan keuntungan bagi para petani kelapa sawit. Menurutnya, harga tandan buah segar kelapa sawit akan sulit bertahan jika harga sudah di angka seribu rupiah per kilogram. Sementara, untuk bisa mencapai harga itu petani bisa menunggu berbulan-bulan.


Loading...

“Dalam setahun, paling cuma satu atau dua bulan. Harga tandan buah segar kelapa sawit dibeli seribu rupiah per kilogram, sementara sisanya di bawah itu bahkan sampai Rp350 per kilogram,” ujarnya.

Di samping itu, petani lainnya, yaitu Umar (50) mengatakan, yang menjadi salah satu penyebab rendahnya produktivitas lahan kelapa sawit di daerah setempat karena petani tidak mampu menyisihkan uang untuk membeli pupuk.

“Per hektare lahan produksi paling banyak hanya dua ton, hal tersebut terjadi karena ketidaksanggupan petani membeli pupuk akibat harga yang tak kunjung menjanjikan,” kata Umar.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Pesisir Selatan, Nuzirwan menyebutkan salah satu penyebab tidak stabilnya harga tandan buah segar kelapa sawit di daerah itu ialah tidak seimbangnya jumlah perusahaan pengelola dengan areal kebun kelapa sawit.

Setidaknya, kata Nuzirwan, agar harga bersaing minimal mesti ada dua perusahaan lagi yang beroperasi. Sementara, terkait produktivitas lahan yang rendah, selain akibat jarang dipupuk juga karena petani tidak memerhatikan bibit kelapa sawit yang ditanam atau bibit tidak disertifikat.

Baca Juga:  Festival Kopi Athena: Kopi Indonesia Semakin Mendunia

“Tahun ini kami menyiapkan ratusan hektare lahan kelapa sawit percontohan, perlakuan dari pemilihan bibit, pemeliharaan, panen hingga pascapanen bisa dicontoh oleh petani sehingga lahan mereka bisa berproduksi maksimal,” pungkasnya.

Loading...
Loading...