NTB Siap Jadi Sentra Produksi Bawang Putih


Pertanianku – Nusa Tenggara Barat, NTB mendekralasikan bahwa kawasannya menjadi sentra produksi bawang putih di tanah air. Khususnya, di daerah Sembalun Lombok Timur yang sangat berpotensi. Pasalnya, sebanyak 48% kebutuhan bawang putih tanah air di produksi oleh NTB. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTB Prijono mengatakan Provinsi NTB.

“BI NTB berinisiatif membangkitkan kembali kejayaan bawang putih nasional, dengan daerah Sembalun menjadi ujung tombak peningkatan produksi bawang tersebut,” kata Prijono, seperti melansir Republika (23/2).

Ia menyebutkan tingkat konsumsi bawang masyarakat di Indonesia yang cukup tinggi, yakni sebesar 400 ribu ton per tahun, belum diimbangi dengan kapasitas produksi yang mencukupi.

“Data produksi bawang putih nasional pada 2015 tercatat hanya sebesar 20 ribu ton per tahun, atau setara dengan 5 persen dari total kebutuhan konsumsi. Hal tersebut berdampak pada tingginya impor bawang untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri,” tambahnya. Dalam jangka panjang, ia katakan, impor bawang putih yang cukup tinggi berisiko memberikan tekanan kepada nilai tukar rupiah.

BI NTB juga telah menggelar kegiatan sosialisasi mengenai pertanian hortikultura dengan teknik total organik di Kantor Camat Sembalum pada akhir pekan lalu. Sebanyak 120 petani hortikultura di Sembalun diberi pelatihan singkat mengenai penggunaan teknik total organik dan diharapkan diharapkan bawang yang dihasilkan akan memiliki ukuran yang lebih besar, kualitas yang tahan lama, serta rasa yang semakin kuat.

“Penerapan dengan teknik total organik tersebut diyakini akan meningkatkan daya saing produk bawang lokal, apabila dibandingkan dengan bawang putih impor yang memiliki umbi yang besar namun rasa yang tidak kuat,” tutupnya.

Baca Juga:  Ribuan Hektar Sawah di DIY Terdampak Bencana Siklon Tropis
loading...
loading...