Olahan Minyak Bawang Merah Punya Nilai Ekonomi Tinggi


Pertanianku — Selama ini, olahan bawang goreng yang sering kita temui hanya bawang goreng atau acar. Padahal, bawang merah dapat diolah menjadi minyak. Memang olahan minyak bawang merah masih belum populer di Indonesia, namun perlu Anda ketahui bahwa prospek usahanya sangat menjanjikan.

minyak bawang merah
Foto: Pixabay

Pergeseran pola konsumsi, khususnya masyarakat perkotaan modern, menuntut kepraktisan dan kecepatan dalam memasak. Bumbu siap pakai pun menjadi incaran. Produk minyak bawang merah yang sekarang beredar di pasaran berasal dari Cina dan Thailand. Sayangnya, justru produk minyak bawang buatan lokal masih sedikit.

Oleh karena itu, Balai Besar Litbang Pascapanen Pertanian (BB Pascapanen) mengembangkan produk pascapanen untuk komoditas bawang merah. Selain untuk kemudahan masyarakat perkotaan, minyak bawang merah juga dinilai menjadi solusi untuk meningkatkan pendapatan petani bawang merah dari sektor usaha pengolahan.

Minyak bawang merah ini dasarnya adalah minyak, tapi sudah mengandung senyawa-senyawa flavour yang ada di dalamnya. Jadi, aroma dan rasanya seperti bawang merah walaupun bentuknya minyak. Oleh karena itu, jika kita pakai minyak ini untuk memasak tidak perlu menggunakan rempah bawang merah lagi.

Produk ini sangat cocok untuk masyarakat perkotaan karena memiliki cita rasa asli bawang merah. Dengan begitu, mereka tidak perlu mengiris-iris bawang lagi, cukup pakai minyak bawang merah saja sehingga semua menjadi praktis. Apalagi, produk ini dibuat tanpa menggunakan bahan tambahan pangan lainnya.

Selain itu, minyak bawang merah inovasi BB Pascapanen ini juga memiliki keunggulan lainnya, yaitu umur simpan yang panjang sekitar 6—12 bulan, tidak membutuhkan tempat penyimpanan khusus, dan memiliki nilai ekonomi tinggi.

Produk ini masih jarang di Indonesia. Adapun harga jual produk impor sejenis sekitar Rp58.000 per botol kaca ukuran 150 ml atau setara Rp386.000 per liter. Padahal, jika kita membuatnya sendiri, biaya bahan bakunya hanya sekitar Rp85.000 per liter.

Baca Juga:  Informasi Keliru Soal Manfaat Bawang Putih

Jadi, keuntungannya bisa 3—4 kali lipat. Belum lagi keuntungan dari produk sampingan hasil pengolahan minyak seperti ampas bawang bisa untuk bawang goreng. Ini bisa untuk menurunkan biaya produksi dan meningkatkan keuntungan.