Omset Ratusan Juta Per Hari dari Produksi Telur Bebek


Pertanianku – Budidaya bebek serta produksi telur bebek di Desa Kebonsari, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, membuat roda perekonomian di desa tersebut terus meningkat. Pasalnya, secara perlahan telah memberikan dampak postitif terhadap kehidupan warga desa. Perputaran uang dari bisnis bebek semakin meningkat dari hari ke hari.

Omset Ratusan Juta Per Hari dari Produksi Telur Bebek

Harga telur mentah berkisar antara Rp2.600,00 s/d Rp2.800,00 per butir. Dengan produksi telur sebanyak 40.000 butir per hari, jumlah uang yang dihasilkan di desa tersebut mencapai Rp 104 juta per hari.

Sutrisno, buruh angon bebek, dilansir Jitunews, Senin (28/3) mengungkapkan, “Sehari saya bisa dapat Rp25.000,00 hingga Rp30.000,00 dari upah kerja membantu pelihara bebek. Istri saya juga kerja jualan telur di warung-warung buat menambah penghasilan.”

Dalam mengangon bebek, Sutrisno tidak menggiring bebek ke sawah. Ini karena semua peternak bebek hanya memelihara bebek di dalam kandang. Hal ini adalah salah satu syarat model peternakan hasil binaan Pemkab Sidoarjo. Pemeliharaan bebek dalam kandang bertujuan agar bebek bisa menghasilkan telur yang berkualitas.

Sutrisno menuturkan, pada musim kemarau, yang terjadi pada April–September, perputaran uang dari penjualan telur bebek bisa mencapai Rp280 juta per hari. Uang yang beredar di kampung bebek semakin tinggi apabila ditambah dari hasil penjualan bebek potong yang harganya mencapai Rp25 ribu per ekor.

Selain membuka peluang bisnis bagi peternak serta produsen telur asin, kampung bebek Desa Kebonsari juga membuka lapangan pekerjaan bagi tenaga tak berpendidikan. Dari jumlah peternak yang mencapai 100 orang, masing-masing mempekerjakan 2–5 orang pemelihara bebek.

Baca Juga:  Penyebab Menurunnya Produksi Telur Puyuh