Pakan Alami yang Cocok untuk Ikan Diskus

Pertanianku — Banyak pakan alami yang dapat diberikan untuk ikan diskus kesayangan Anda. Namun, pakan alami diskus yang paling sering digunakan adalah artemia, daphnia, cacing sutera, cacing darah, jentik nyamuk, dan telur udang.

pakan alami ikan diskus
foto: Pertanianku

Artemia

Artemia banyak tersedia dalam kemasan kaleng berupa kista atau telur yang harus ditetaskan terlebih dahulu. Kista atau telur tersebut dapat bertahan hingga bertahun-tahun. Apabila masih ada sisa di dalam kaleng yang baru digunakan, segera simpan di lemari es.

Artemia merupakan zooplankton atau udang renik yang hidup di laut atau air asin. Artemia dapat diberikan untuk larva diskus yang sudah berumur minimal 5–10 hari. Setelah itu, larva dapat diberikan pakan daphnia. Di dalam pakan alami ini terdapat banyak betakaroten yang akan memacu warna merah pada burayak. Selain itu, artemia juga berguna untuk membesarkan larva dengan sistem artificial food.

Daphnia (kutu air)

Ada dua jenis kutu air yang dapat Anda jumpai, yaitu kutu air berwarna merah dengan ukuran yang lebih besar dan kutu air berwarna putih kehijauan serta berukuran lebih kecil. Kutu air berwarna merah lebih disukai oleh pembudidaya karena terlihat lebih segar dan mengandung betakaroten.

Kedua jenis kutu air tersebut hidup pada genangan air seperti waduk, kolam, dan sebagainya. Kutu air dapat ditangkap pada pagi hari. Kutu air yang akan diberikan kepada burayak harus disterilkan dengan direndam ke dalam antibiotik selama 1 malam dan diaerasi.

Cacing sutra

Cacing sutra dapat diberikan saat burayak berumur 10 hari hingga ikan dewasa. Cacing dapat diberikan dalam keadaan hidup dan segar. Cacing tidak akan menyebabkan wadah pemeliharaan kotor karena sisa pakan yang tidak dimakan akan hidup di wadah tadi.

Baca Juga:  KKP Berhasil Budidayakan Ikan Belida

Cacing darah

Cacing darah banyak dijual dalam bentuk beku. Ukurannya lebih besar daripada cacing sutera. Kandungan lemak cacing sutera lebih rendah dan bagus untuk diberikan kepada induk karena dapat meningkatkan kualitas telur.

Jentik nyamuk

Jentik nyamuk banyak mengandung protein dan kadar lemaknya rendah sehingga bagus untuk meningkatkan kualitas telur dan mematangkan kelamin. Sebelum diberikan pada diskus, jentik nyamuk perlu disterilkan terlebih dahulu. Sisa jentik nyamuk yang belum dimakan sebaiknya dibekukan agar tidak berubah menjadi nyamuk.