Pakan Hijauan Pendongkrak Produksi Susu Kambing

Pertanianku — Tingkat produksi susu kambing perah bisa dipengaruhi oleh pakan yang Anda berikan pada ternak. Oleh karena itu, pemberian pakan tidak boleh dianggap sepele. Anda perlu mengetahui jenis-jenis pakan yang dapat memengaruhi produksi susu sehingga pemberian pakan lebih efektif dan bermanfaat. Berikut ini beberapa daftar pakan hijauan yang bisa mendongkrak produksi susu kambing.

kambing perah
foto: Pertanianku

Daun pepaya 

Daun pepaya yang kaya akan khasiat ternyata dapat diberikan menjadi pakan alternatif dengan cara diolah menjadi biskuit agar bertahan dalam jangka waktu yang lama. Daun pepaya dapat diberikan pada pagi dan sore hari sebanyak 2–3 buah yang dicampurkan dengan konsentrat. Penggunaan daun pepaya mampu meningkatkan produksi susu hingga 40 persen.

Daun katuk

Daun katuk terkenal mampu mendongkrak produksi susu ternak. Daun dapat diolah menjadi wafer agar lebih tahan lama dan lebih mudah diberikan pada ternak. Wafer daun katuk dapat meningkatkan produksi susu kambing. Daun katuk dapat diberikan pada pagi dan sore hari. Selain itu, aroma yang dihasilkan akan lebih gurih dan susu terbebas dari bau prengus khas kambing.

Daun nangka, bungkil kedelai, dan singkong

Peternak di Purwosari memanfaatkan daun nangka, bungkil kedelai, dan singkong sebagai bahan untuk meracik pakan alternatif yang mampu menaikkan produksi susu setiap harinya sebanyak 1,5 liter.

Daun tarum

Daun tarum digunakan oleh peternak kambing asal Bogor yang diberikan dengan cara dicampurkan dengan bahan pakan lain. Komposisi pakan yang terbuat dari campuran daun tarum adalah 3 kg daun tarum, 1 kg daun singkong karet, 2 kg rumput gajah, 1,5 kg konsentrat, dan 1 kg ampas tahu. Produksi susu akan meningkat sebanyak 30 persen.

Daun orok-orok

Baca Juga:  Kiat Mendapatkan Sapi Perah yang Unggul

Daun orok-orok mampu menaikkan produktivitas susu kambing hingga 3,4 liter setiap harinya. Jumlah itu lebih banyak dibanding produksi biasa yang hanya menghasilkan 2 liter susu per hari. Orok-orok mengandung protein yang cukup tinggi hingga 25–27 persen. Cara pemberian daun orok-orok dapat diberikan dengan mencampur ke dalam bahan konsentrat.