Pakan yang Harus Diberikan Saat Ayam Sedang Bertelur

Pertanianku Pakan ayam yang diberikan ketika ayam sedang bertelur akan berbeda karena  jumlah pakan hingga kandungannya akan jauh lebih tinggi dibandingkan pakan ayam yang sedang tidak bertelur. Pemberian pakan yang tepat dapat merangsang ayam bertelur dengan baik. Oleh karena itu, perhatikan pakan yang Anda berikan selama masa bertelur.

pakan ayam
foto: Pertanianku

Pakan diberikan sebanyak dua kali sehari. Jenis pakan yang diberikan bisa dalam berbentuk bubur yang terbuat dari adonan pakan layer, dedak, dan air. Perbandingan pakan yang diberikan adalah 1:1 (satu bagian pakan layer dan satu bagian untuk pakan dedak). Pada fase bertelur, ayam membutuhkan pakan sebanyak 90—100 gram/hari.

Selain pakan tersebut, Anda juga perlu memberikan pakan berupa hijauan sekitar 20 persen sebanyak 18—20 gram/ekor dalam sehari.

Dedak yang diberikan pada ayam yang sedang bertelur tidak boleh sembarangan. Pasalnya, sering dijumpai kesalahan peternak dari dedak yang digunakan. Dedak yang tidak berkualitas malah dapat menyebabkan produksi telur menurun.

Dedak yang digunakan merupakan dedak halus. Dedak halus dan dedak biasa dapat diketahui perbedaannya saat dikepal kuat-kuat. Dedak halus yang dikepal akan mengecil dan menggumpal dengan padat. Sementara itu, dedak kasar akan mengembang dan tidak menggumpal sama sekali, bahkan dedak akan hancur kembali.

Dedak halus dalam bahasa Jawa adalah bekatul. Jadi, jangan bingung ketika Anda mencari dedak halus di daerah Jawa, tetapi para penjual malah menyebutnya dengan nama bekatul.

Kesalahan bukan saja disebabkan oleh jenis dedak yang digunakan, pakan layer yang dipilih juga dapat memengaruhi kondisi produksi telur. Bahkan, ayam bisa tidak bertelur akibat kesalahan pakan layer karena ayam tersebut sudah berubah menjadi ayam pedaging.

Baca Juga:  Kendala yang Sering Dialami Saat Melakukan Inseminasi Buatan pada Ternak

Selain pakan, Anda juga harus memerhatikan kebiasaan mengeram. Dalam kondisi normal, induk ayam akan mengeramkan telur selama 3 minggu atau 21 hari. Ayam yang dipelihara di dalam kandang baterai cukup sulit untuk terlihat sedang mengeram atau tidak. Namun, biasanya ayam akan mengalami kerontokan di bagian dadanya sehingga bagian tersebut terlihat botak.

Pada fase mengeram, induk ayam akan mengalami penurunan berat badan, jengger, serta cupingnya menjadi tampak kisut dan pucat.

Naluri pengeraman induk sebaiknya dihilangkan dengan memandikan ayam secara rutin sebanyak dua kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari. Cara ini dilakukan untuk menjaga kondisi suhu selama masa pengeraman sehingga masa tersebut bisa dipersingkat atau dihilangkan.