Panduan Praktis Budidaya Pakchoi


Pertanianku – Pakchoi atau Bahasa Latinnya Brassica sinensis L. Merupakan sayuran yang memiliki masa tanam yang sangat singkat. Pakchoi memilik bentuk fisik mirip dengan sawi, hanya saja pakchoi berukuran mini. Sama seperti sayuran lainnya, pakchoi mengandung serat dan mineral yang tinggi juga beberapa vitamin. Pakchoi termasuk sayuran yang tidak bias bertahan lama jika disimpan. Sayuran ini baiknya segera di masak dalam keadaan segar setelah membeli atau memanennya sendiri.

Panduan Praktis Budidaya PakchoiSaat ini pakchoi mulai digemari oleh masyarakat. Bagi Anda yang menyukai berbagai olahan sayuran ini hendaklah mencoba budidaya pakchoi sendiri. Lahan yang baik untuk bertanam pakchoi adalah di dataran tinggi pada ketinggian antara 1000–1200 m dpl dan cukup sinar matahari. Kandungan pH dalam tanah berkisar antara 5,5–6 dan kisaran suhu 20–250 derajat celcius. Berikut panduan budidaya pakchoi untuk Anda.

  1. Persemaian

Tahap awal pada budidaya pakchoi adalah persemaian. Benih yang telah Anda siapkan dan disemai dalam media semai yang telah dicampur dengan pupuk kompos/kandang dan tanah, masing-masing perbandingannya 1:1.

Sebaiknya dilletakkan pada wadah yang lebar sehingga mudah dalam penyemaian. Sebarkan benih diatas media tanam yang sudah dibasahi terlebih dahulu kemudian tebaran benih ditutup dengan tanah tipis-tipis. Letakkan ditempat teduh dan tutup dengan daun pisang agar benih terhindar dari hujan dan angin langsung. Setelah 2–3 hari maka akan tumbuh tunas lalu buka penutup yang ada pada media persemaian. Apabila usia semai sudah mencapai 7 hari (muncul 3–4 helai daun) maka tanaman dipindah dalam polybag. Selanjutnya bibit bisa siap tanam setelah sekitar 10–15 hari.

  1. Pengolahan tanah dan pemupukan

Pengolahan tanah dapat dilakukan dengan cangkul/bajak dengan sebelumnya lahan diberikan pupuk kompos/ kandang 1–2 minggu sebelumnya. Selanjutnya buat bedengan/petak dengan ukuran 1×5 m dan panjang dapat disesuaikan dengan luas lahan. Buat lubang pada bedengan dengan jarak tanam 40×50 cm dan 0,5 m antar bedengan. Beri pupuk kandang dan pupuk buatan dengan dosis pupuk kandang 0,5 kg dan ZA, TSP dan KCl 15 gram, perbandingannya adalah 1:2:1/lubang tanam. Pupuk lanjutan diberikan setelah usia tanaman sekitar 20 hari.

  1. Penanaman dan pemeliharaan
Baca Juga:  5 Cara Mudah Membuat Bibit F1 Media Gabah untuk Jamur Tiram

budidaya pakchoi sangat mudah, Anda cukup meletakkan 1 bibit pakchoi/lubang. Siram secara rutin pada pagi dan sore hari. Siangi secara berkala dengan mencabut gulma dan rumput yang tumbuh di areal lahan anam. Lakukan pengedalian dan pembasmian hama dan penyakit dengan melakukan rotasi tnaman, pembuatan drainase yang baik dan penggunaan pestisida yang tepat.

  1. Pemanenan

Setelah berumur sekitar 45 hari setelah masa tanam, pakchoi bisa dipanen. Rata-rata per hektar lahan bisa menghasilkan 10–20 ton pakchoi kecil dan 20–30 ton pakchoi besar.