Panduan Praktis Membuat Pakan Kambing Alternatif Saat Cuaca Panas

Pertanianku – Menjalankan bisnis beternak kambing rupanya memiliki daya tarik tersendiri bagi para pengusaha. Bagaimana tidak? Prospek beternak kambing hingga saat ini masih memiliki nilai jual yang tinggi. Bahkan, semakin lama permintaan akan kambing terus meningkat dari tahun ke tahun.

Panduan Praktis Membuat Pakan Kambing Alternatif Saat Cuaca Panas

Memelihara kambing di musim hujan tentunya bukan hal yang sulit. Ini karena saat musim hujan rumput hijau akan dengan mudah didapatkan bahkan mencukupi untuk seluruh kambing di peternakan. Namun, situasi ini terkadang membuat peternak terlena karena banyaknya pasokan makanan untuk hewan ternaknya. Terutama bagi peternak pemula.

Loading...

Mereka baru mulai menyadari timbulnya masalah setelah rumput mulai sulit didapatkan. Hal ini biasanya terjadi saat musim kemarau tiba. Dalam keadaan ini, menjual sesegera mungkin kambing yang sudah dipelihara sebenarnya tidak harus dilakukan jika solusi alternatif sudah diketahui. Berikut panduan membuat pakan kambing alternatif saat musim kemarau datang.

  • Dedak untuk pakan alternatif

Untuk alternatif pakan, sebenarnya ada banyak pakan yang bisa dipilih. Salah satunya adalah penggunaan dedak. Dedak secara umum banyak dipakai dalam berbagai keperluan. Beberapa pemilik kolam lele menggunakannya sebagai campuran pakan. Jenis pelet yang dihasilkan biasanya bersifat basah. Hal ini tidak lepas dari sederhananya  membuat pakan lele sendiri. Cara ini banyak dipilih karena dianggap lebih murah jika dibandingkan dengan membeli buatan pabrik.

  • Komposisi dasar konsentrat untuk pakan kambing

Untuk pemilik kambing, membuat konsentrat sendiri sebenarnya bukan hal sulit. Hal terpenting setidaknya menggunakan komposisi bahan yang tepat. Salah satu contoh komposisi yang bisa ditiru adalah terdiri atas dedak halus 70%, jagung yang digiling 8,1%, ongok 20%, kalsium 0,5%, dan garam dapur sebanyak 1,4%. Untuk konsentrat jenis ini,  cara pembuatannya cukup dengan mencampur semua bahan hingga rata. Dengan menggunakan konsentrat sederhana ini sebagai pakan, sangat mungkin berat kambing akan meningkat sekitar 9—12 kg dalam kurun waktu 3 bulan.

  • Pemakaian konsentrat dan target hasil pertambahan berat kambing
Baca Juga:  Langkah Mudah Mengobati Itik yang Cacingan

Secara khusus, konsentrat sebenarnya lebih tepat dipakai sebagai makanan pendukung dari hijauan yang semakin sulit dicari. Oleh karena itu, perlu dicari ukuran pastinya agar pemberian konsentrat ini tepat sasaran. Untuk kambing usia 5 bulan misalnya, 2 ons konsentrat bisa diberikan untuk setiap harinya. Pada kambing yang lebih tua, jumlah konsentratnya bisa ditambah 0,25 sampai 0,3 kg per hari. Pakan berupa konsentrat ini diberikan sekali sehari di pagi hari sebelum rumput diberikan. Pemberian konsentrat ini tentunya bersifat fleksibel. Jika dalam sehari ada lebih banyak hijauan, konsentrat bisa dikurangi. Dengan komposisi pakan semacam ini, setidaknya berat kambing bisa bertambah sekitar 100 gram per ekor per hari.

  • Penambahan unsur protein pada komposisi dasar konsentrat

Untuk hasil yang hasil yang lebih maksimal dalam hal peningkatan berat kambing, besar kecilnya kandungan unsur protein memegang pengaruh penting. Dengan pertimbangan ini, Anda bisa saja menambahkan bungkil kedelai dan bungkil kelapa ke dalam bahan-bahan pembuat konsentrat yang sebelumnya. Untuk komposisinya bisa diubah menjadi 75% dedak halus, 6% jagung giling, 3% bungkil kedelai, 10% bungkil kelapa, dan sisanya terdiri atas tambahan kalsium dan garam dapur. Dengan pakan konsentrat organik semacam ini, diharapkan setidaknya berat ternak bisa meningkat secara lebih signifikan.

  • Kendala dalam membuat konsentrat

Meskipun cara membuat  konsentrat untuk kambing relatif sederhana, perlu juga dicatat bahwa bahan bakunya tidak selalu mudah didapatkan. Walaupun dedak halus misalnya adalah hasil sisa pertanian, dedak ini tidak selalu tersedia secara terus-menerus. Sebagian besar huler sayangnya sudah menjalin kerja sama dengan bandar besar yang menyuplai bahan untuk industri pakan. Inilah yang akhirnya  membuat pencarian dedak relatif berliku. Begitu juga dengan bahan konsentrat lainnya, seperti ongok atau ampas singkong. Untuk bisa menghasilkan konsentrat sendiri, ada kemungkinan Anda harus bersiap mencari di daerah lain. Meskipun sulit, dengan kerja keras, pakan murah ternak bisa Anda dapat untuk mendukung ternak kambing yang dijalani.

Baca Juga:  Penyebab Produksi Ayam Petelur Menurun dan Panen Kurang Maksimal
Loading...
Loading...