Panen dan Pascapanen Budidaya Jamur Merang

PertaniankuBudidaya jamur merang sudah banyak dilakukan di Indonesia. Selain karena potensinya yang menjanjikan, budidaya jamur merang relatif mudah dilakukan. Salah satu tahapan yang penting dalam bertanam jamur adalah tahapan panen dan pascapanen.

Budidaya jamur merang
Foto: indiamart

Waktu panen

Panen jamur merang harus dilakukan ketika jamur dalam tahap stadia kancing dan sebelum stadia perpanjangan. Pemanenan harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak jamur yang dipanen dan calon tunas tumbuhnya.


Loading...

Satu bibit botol berukuran satu liter yang ditanam di media seluas satu meter persegi. Luasan tersebut mampu menghasilkan kira-kira 2—3 kilogram jamur stadia telur atau kancing, dan 1 kilogram jamur stadia perpanjangan.

Jamur merang harus dipetik dua kali sehari selama tiga periode pemanenan. Jamur dapat dipanen setelah delapan hingga sepuluh hari penanaman. Periode panen pertama sekitar lima hari, dan akan diikuti dengan panen berikutnya setelah masa istirahat 5—8 minggu.

Prosesi pemanenan dapat dilakukan selama 1—2 bulan.

Cara panen

Pembentukan tubuh jamur merang tidak terjadi bersamaan. Oleh karena itu, harus hati-hati dalam pemanenan agar tidak merusak jamur lain yang belum siap panen.

Perlakuan pascapanen

Sortasi sebaiknya dilakukan setelah pemetikan jamur. Sortasi dapat dilakukan berdasarkan besarnya ukuran jamur. Kemudian, jamur dapat diolah agar lebih awet dan untuk mempertahankan mutu.

Bentuk segar

Jamur merang memiliki ketahanan mutu yang sangat singkat. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mempertahankan mutu jamur merang panen.

Pertama, dengan melakukan pengemasan jamur merang dan diberi alas berupa daun pisang. Namun, cara ini tetap tidak akan memperpanjang umur jamur merang dalam jangka waktu yang lama.

Kedua, jamur yang sudah dipanen dikemas dalam wadah styrofoam dengan memasukkan plastik berisi es ke kotak styrofoam.

Baca Juga:  Mengintip Keuntungan Budidaya Jamur Tiram

Ketiga, jamur dibungkus dengan kain batis (cheese cloth), kemudian disimpan dalam lemari pendingin dengan suhu berikisar 15 oC.

Cara lain menyimpan jamur merang agar tahan lama adalah dengan mengawetkannya menjadi jamur merang kering. Tanpa menggunakan zat tambahan, pengawetan tetap bisa Anda lakukan, yaitu dengan cara mengeringkan di bawah sinar matahari.

Cara lain mengeringkan jamur merang adalah dengan menggunakan udara panas atau oven dengan suhu 40 oC dan secara perlahan suhu dinaikkan hingga 45 oC. Pengeringan jamur merang dengan cara ini memakan waktu hingga delapan jam.

Akan tetapi, risiko pengeringan akan menyebabkan berat jamur berkurang hingga 10 persen dari berat bersih.

Loading...
Loading...