Panen dan Pascapanen pada Tanaman Cabai Rawit


Pertanianku – Jika pemeliharaannya cukup baik, cabai rawit sudah bisa dipanen pada umur empat bulan. Pemanenan berikutnya dapat dilakukan 1—2 kali seminggu. Ciri-ciri cabai rawit siap dipanen adalah buahnya sudah benar-benar tua yang ditandai dengan terbentuknya biji-biji yangpadat berisi, apabila ditekan buahnya keras, serta buahnya berwarna hijau tua, hijau kemerahan, atau hitam kemerahan.

Varietas Cabai Rawit

Biasanya pemanenan bisa mundur atau dimajukan beberapa hari, tergantung dari harga yang sedang tinggi. Pemanenan dilakukan dengan cara buah dipetik beserta batang buahnya dan dijaga agar ranting dan percabangan tidak rusak. Pada saat panen, cabai yang bagus dengan cabai yang busuk atau terkena hama penyakit langsung dipisahkan.

Panen dapat dilakukan sampai tanaman cabai berumur 2—3 tahun dengan jumlah pemanenan bisa mencapai 96 kali. Umumnya, pada awal pemanenan hasil yang diperoleh sedikit, kemudian semakin banyak, dan mencapai puncak panen. Setelah itu, hasil panen akan terus menurun sampai akhirnya habis. Selama satu musim tanam dapat dihasilkan cabai rawit hingga 120 kg untuk luasan lahan 100 m2.

Pengepakan cabai rawit harus diperhatikan dengan baik agar tidak merusak tekstur buah. Pengepakan yang baik dapat dilakukan dengan menggunakan keranjang bambu, wadah karton yang berlubang, atau karung goni. Sebelum dikemas dalam wadah, sebaiknya cabai rawitdimasukkan terlebih dahulu ke dalam kantong plastik yang diberi lubang. Kemudian, kantong-kantong plastik tersebut disusun secara teratur dan rapi di dalam keranjang bambu atau wadah karton. Dengan demikian, cabai tidak rusak atau dapat meminimalisir kerusakan selama pengangkutan menuju pasar atau konsumen.

Setelah dilakukan pengepakan, cabai rawit dapat langsung dikirim ke pasar atau disimpan terlebih dahulu dalam gudang penyimpanan. Gudang penyimpanan sebaiknya memiliki ventilasi udara yang baik agar sirkulasi udara dalam ruangan dapat berjalan lancar.

Baca Juga:  7 Penyakit Tanaman Terong yang Biasa Menyerang

Agar umur simpan cabai rawit lebih lama, dapat dilakukan pengeringan. Cabai rawit dikeringkan pada suhu 60o C selama 12—20 jam. Setelah dikeringkan, cabai rawit dapat disimpan dalam kantong/ karung plastik yang tertutup rapat, lalu disimpan dalam ruangan dengan kelembapan udara 70%.

 

Sumber: Buku Panen Sayur Secara Rutin di Lahan Sempit