Panen Tuna Akibat La Nina

0

Pertanianku – Tak selamanya fenomena alam identik dengan bencana. La Nina salah satunya. Setelah Februari La Nina diprediksi akan mengunjungi perairan Indonesia. Ini artinya rezeki bagi para nelayan. Ikan-ikan tuna akan digiring masuk oleh La Nina. “Kita harus bersiap. Soalnya saat La Nina tahun ini kita bakal ketumpahan tuna. Mereka akan bergerak dari region Pasifik Barat masuk ke perairan Indonesia,” ujar peneliti dari Center for Policy Analysis and Reform, Suhana dalam diskusi bertajuk “Refleksi 2015 dan Proyeksi 2016 Kelautan dan Perikanan” di Jakarta.

foto: nyetrikcom
foto: nyetrikcom

La Nina akan membawa arus hangat dari lautan Pasifik sebelah barat ke perairan Indonesia. Arus ini sekaligus menggiring tuna. Seperti yang diketahui, tuna menyukai arus hangat. “La Nina banyak terjadi di Samudra Hindia. Kawasan Asia Timur akan disuplai besar,” ujar Suhana.

Oleh karena itu, pemerintah harus siap menghadapi panen tuna tersebut. Sebab, selain membawa keuntungan, saat La Nina terjadi, kondisi angin sangat kencang hanya kapal-kapal besar yang mampu berlayar. “Minimal kapal di atas 30 GT, supaya bisa tahan dari goyangan gelombang besar. Kalau di bawah itu, risiko tinggi,” tambah Suhana.

Selain itu, pemerintah diharapkan membantu nelayan saat panen tuna nanti. Melalui citra satelit, pemerintah dapat membantu nelayan menemukan posisi dan titik arus hangat. La Nina bisa menjadi momentum yang tepat agar nelayan mendapatkan keuntungan lebih.

loading...
loading...