Parit di Kebun Sawit Perlu Dirawat dengan Baik

Pertanianku— Parit sangat sering dijumpai di areal perkebunan, termasuk di kebun sawit. Parit di kebun sawit perlu dirawat rutin agar bisa berfungsi dengan baik. Parit yang tidak berfungsi dapat menyebabkan lahan perkebunan tergenang oleh air yang datang dari hujan atau penyiraman.

parit di kebun sawit
foto: pixabay

Tanaman sawit membutuhkan kondisi air tanah yang baik agar dapat tumbuh dengan subur dan berproduksi tinggi. Oleh karena itu, parit di kebun sawit harus rajin dirawat karena fungsinya yang sangat penting untuk mendapatkan hasil panen yang tinggi.

Fungsi parit di kebun sawit adalah untuk mengalirkan kelebihan air dari blok/kebun ke luar kebun dengan lancar. Hal ini berguna untuk mencegah tanah di perkebunan tergenang oleh air dan menyebabkan penyakit pada pohon sawit.

Loading...

Selain itu, fungsi parit yang tidak kalah penting adalah menstabilkan kadar air tanah agar tetap berada pada kisaran 20—25 persen dengan kedalaman aras air (water table) optimal 60 cm.

Parit yang bersih dan rajin dirawat memiliki kondisi yang bebas dari gulma dan benda-benda lain yang menghalangi kelancaran aliran air. Selain itu, kedalaman parit bisa menunjang kelancaran aliran air sehingga tidak menyebabkan air meluap ke kebun.

Anda harus rajin melakukan kontrol untuk memantau pertumbuhan gulma dan keberadaan benda asing seperti kayu gelondongan yang biasanya ditemukan di aliran air.

Gulma yang di aliran parit dan kayu-kayu dapat menyebabkan aliran air terhambat dan akhirnya menyebabkan parit tidak berfungsi.

Sistem drainase yang bisa dibuat untuk parit di kebun sawit adalah sistem drainase berjenjang yang terdiri atas drainase lapangan, drainase pengumpul, dan drainase pembuangan.

Drainase lapangan merupakan parit buatan yang bisa berfungsi untuk menahan air yang ada dan mengalirkannya di permukaan tanah.

Baca Juga:  Teknik Memetik Buah Kakao yang Benar

Drainase pengumpul dibangun seperti parit buatan, kolam, waduk, dan sebagainya yang menampung air di suatu areal tertentu dan mengalirkannya ke pembuangan. Sementara itu, drainase pembuangan berfungsi untuk mengeluarkan air dari suatu areal tertentu dengan memanfaatkan kondisi alam seperti sungai, jurang, atau rendahan.

Loading...
Loading...