Pascapanen Buah Pala yang Tepat

Pertanianku— Indonesia merupakan salah satu negara eksportir buah pala terbesar di dunia. Buah pala yang dihasilkan memiliki beberapa keunggulan, salah satunya adalah aroma serta rendemen minyak yang tinggi. Namun, nilai ekspornya masih terbilang rendah karena masih dieskpor dalam bentuk mentah. Tindakan pascapanen buah pala menjadi salah satu faktor penentu harga jual komoditas ini.

buah pala
foto: pertanianku

Berikut ini beberapa teknik pengelolaan pascapanen buah pala yang bisa dilakukan untuk menambah mutu produk pala yang dihasilkan.

Pemisahan bagian buah

Loading...

Setelah dikumpulkan, buah yang masak dibelah serta dipisahkan antara daging buah, fuli, dan benihnya. Setiap bagian buah tersebut ditaruh pada wadah yang bersih dan kering. Benih yang terkumpul harus disortir terlebih dahulu menjadi tiga kelompok, yaitu benih gemuk dan utuh, benih kurus atau keriput, serta benih cacat.

Pengeringan bunga pala (Fuli)

Komposisi fuli dari buah pala sebesar 15 persen. Pengolahannya dilakukan dengan memisahkan fuli dari benih pala. Fuli tersebut dijemur pada panas matahari secara perlahan selama beberapa jam, kemudian diangin-anginkan. Proses pengeringan dilakukan berulang hingga fuli benar-benar kering. Warna fuli yang sudah kering berubah menjadi merah tua dan akhirnya menjadi jingga.

Pengeringan ini menghasilkan fuli yang kenyal dan berkualitas tinggi sehingga nilai jualnya pun menjadi tinggi. Fuli kering mengandung air hanya sebesar 10—12 persen, sedangkan fuli basah mengandung air sebesar 50 persen.

Pengeringan benih pala

Benih pala yang sudah dipisahkan harus dijemur untuk menghindari serangan hama dan penyakit. Penjemuran harus dilakukan dengan waktu dan suhu yang tepat, pengeringan yang dilakukan terlalu cepat dengan panas tinggi dapat menyebabkan benih pala pecah. Pengeringan yang dilakukan di bawah terik matahari memiliki kelemahan, yaitu lemak dalam benih bisa mencair dan berbahaya bagi tubuh.

Baca Juga:  Kunci Sukses Berkebun Durian

Teknik pengeringan benih yang bisa dilakukan adalah pengasapan sederhana di dalam ruangan berdinding tembok dan beratap serat berpara. Benih diletakkan di atas para-para.

Pemecahan tempurung benih

Benih yang sudah kering dipecahkan tempurungnya. Pemecahan bisa dilakukan dengan tenaga manusia atau menggunakan mesin. Pemecahan dilakukan dengan memukul benih menggunakan kayu sampai tempurung pecah.

Penyulingan

Penyulingan berfungsi mendapatkan minyak yang diperoleh dari benih pala dan fuli. Jenis pala yang paling baik untuk diambil minyaknya adalah pala bejo.

 

 

Loading...
Loading...