Pastikan pH Air Instalasi Hidroponik Anda Tepat

Pertanianku — Air menjadi kebutuhan penting yang harus dipenuhi ketika Anda ingin bertanam sayuran, terutama ketika ingin bertanam secara hidroponik. Air yang digunakan harus memenuhi beberapa syarat, salah satunya kadar keasaman atau pH air tepat.

pH air
foto: Pertanianku

Angka pH adalah ukuran keasaman atau kebasaan suatu larutan. Lebih spesifiknya, pH merupakan ukuran +ion hidronium H3O. Hal tersebut didasarkan pada skala logaritmik dimulai dari 0 sampai 14.

Air murni memiliki pH 7. Air dengan pH kurang dari 7 bersifat asam, sedangkan jika pHnya lebih dari 7, air bersifat basa atau alkalis.

Parameter pH sangat penting untuk diperhatikan karena pH memengaruhi ketersediaan dan penyerapan beberapa unsur atom 16 yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman. Penyerapan maksimum elemen ini ditemukan pada kondisi pH 5,5 hingga 6,5 .

Pada saat pH turun di bawah kisaran 5,5—6,5, banyak unsur mikro seperti N, P, K, dan lain-lain menjadi berkurang dan penyerapan nutrisi mikro dapat mencapai tingkat beracun. Oleh karena itu, banyak petunjuk yang menyebutkan bahwa pH yang ideal bagi tanaman hidroponik sekitar 5,5—6,5.

Jika angka pH air dalam instalasi hidroponik tidak sesuai, Anda perlu mengubahnya dengan asam untuk menurunkan atau alkali untuk meningkatkan kadar pH. Jika pH lebih dari 6,5, kadar keasaman harus diturunkan dengan asam sulfat sebesar 10 persen. Sementara itu, jika pH kurang dari 6, keasaman perlu ditingkatkan dengan menggunakan larutan KOH sebesar 10 persen.

Kadar pH air tersebut dapat dicek dengan menggunakan alat pengukur pH air. Pengecekan harus dilakukan setiap hari selama masa pemeliharaan. Pasalnya, kondisi air di dalam instalasi hidroponik dapat berubah setiap hari. Anda perlu mengeceknya secara rutin tiap pagi, siang, dan malam. Setelah pengukuran, tambahkan nutrisi ke dalam air. Setelah satu jam, periksa kembali pH dan sesuaikan dengan aturan. Lakukan proses ini hingga pH stabil.

Baca Juga:  Langkah Mudah Membuat Kompos Jerami Sendiri di Rumah

Yang perlu Anda pahami, mencapai pH stabil memang membutuhkan waktu yang cukup lama, tetapi kadar tersebut dapat naik atau turun secara ekstrem dalam waktu yang singkat.