Pelet Konsentrat untuk Kelinci

Pertanianku— Sama seperti hewan ternak lainnya, kelinci juga dapat diberikan konsentrat dengan kandungan nutrisi yang komplit. Konsentrat kelinci berguna untuk meningkatkan nilai nutrisi pakan dan mempermudah penyediaan pakan. Konsentrat digunakan oleh peternak yang menerapkan sistem beternak secara intensif.

konsentrat kelinci
foto: Pertanianku

Umumnya konsentrat yang diberikan pada kelinci berbentuk pelet yang sudah mengandung berbagai nutrisi. Pemberian konsentrat dapat dilakukan dengan perebusan atau pencampuran dengan air panas. Cara tersebut sangat berguna untuk meningkatkan kualitas pakan yang diberikan dan mempercepat pertumbuhan kelinci.

Pelet konsentrat yang diberikan sebaiknya pelet baru dengan kadar serat yang relatif tinggi atau minimal 18 persen. Pelet yang sudah berumur lebih dari enam minggu tidak boleh diberikan pada kelinci karena dikhawatirkan sudah rusak dan dapat membahayakan kelinci.

Pelet tersebut terbuat dari bahan-bahan hijauan yang dikeringkan, biji-bijian, dan umbi-umbian. Hijauan yang sudah dikeringkan akan dicacah hingga ukurannya menjadi 2—3 cm.

Biji-bijian yang digunakan dalam konsentrat berguna sebagai penguat karena mengandung kadar nutrisi yang tinggi. Biji-bijian yang dapat digunakan antara lain jagung, padi, gandum, kedelai, kacang tanah, dan kacang hijau. Jika jenis biji-bijian tersebut dirasa terlalu mahal, Anda bisa memanfaatkan limbah industri bekatul, bungkil tahu, bungkil kelapa, atau bungkil kacang tanah.

Sementara itu, umbi-umbian yang dimanfaatkan untuk pelet konsentrat kelinci adalah singkong, ubi jalar, uwi, dan talas. Umbi-umbian tersebut dapat berguna sebagai pakan tambahan.

Namun, Anda perlu perhatikan beberapa jenis umbi-umbian yang berpotensi mengandung racun seperti singkong. Oleh karena itu, umbi-umbian tersebut sebaiknya diberikan dalam keadaan sudah direbus atau dikeringkan terlebih dahulu menjadi gaplek. Proses pengolahan tersebut bertujuan menghilangkan zat beracun yang berada di dalam umbi, seperti HCN sehingga aman dikonsumsi oleh kelinci.

Baca Juga:  Lokasi yang Sesuai untuk Kandang Burung Puyuh

Setelah semua bahan pakan tersedia dan sudah diolah, Anda dapat langsung mengolah seluruh bahan untuk dicampur menjadi homogen dan dibentuk menjadi pelet.

Selain pelet, masih banyak kunci beternak kelinci secara intensif yang dapat membantu Anda untuk mendapatkan kesuksesan dari beternak kelinci di dalam buku Beternak Kelinci Potong yang diterbitkan Penebar Swadaya. Untuk mendapatkannya sebagai referensi, Anda bisa menghubungi WhatsApp admin Penebar Swadaya.