Peluang Bisnis Pupuk Organik Kotoran Sapi


Pertanianku — Kambing dan sapi merupakan hewan ternak yang kotorannya sering dimanfaatkan sebagai pupuk organik. Kelebihan dari pupuk organik sendiri, yaitu lebih aman dan tidak memiliki efek mencemari pupuk kimia dapat merusak ekosistem.

pupuk organik
Foto: Google Image

Meski demikian, terkadang kotoran sapi dipandang sebelah mata. Padahal, jika mau sedikit berusaha, kotoran sapi bisa menghasilkan pundi-pundi uang dengan menjadikannya pupuk organik. Membuat pupuk organik ini tidaklah sulit karena yang dibutuhkan hanya ketekunan, keuletan, dan kesabaran.

Siapkan bahan dan alatnya seperti 80 kilogram kotoran sapi yang sudah bercampur dengan urine atau sisa pakannya, 10 kilogram abu dapur/abu bekas pembakaran. Siapkan pula 10 kilogram serbuk kayu/serbuk gergaji, 2 kilogram kapur pertanian, ¼ kilogram starter atau dekomposer limbah, wadah besar, sekop, dan terpal/plastik besar. Kemudian, campur seluruh bahan sedikit demi sedikit sambil mengaduk semua bahan.

Setelah itu, jangan lupa letakkan seluruh bahan yang sudah tercampur ke wadah yang dapat menghindarkan campuran kotoran sapi dari air hujan dan sinar matahari secara langsung. Selanjutnya, tutup permukaannya menggunakan plastik atau terpal.

Setelah satu minggu, aduk kembali bahan untuk menyediakan sirkulasi dan oksigen bagi mikroorganisme agar proses pembusukan merata ke semua lapisan.

Jika di dalam wadah terasa lebih panas, proses pembusukan tengah berjalan, dan aktivitas mikroorganisme untuk membentuk pupuk organik berjalan. Tutup kembali dan tunggu hingga 3—4 minggu kemudian dengan sesekali bahan dibalik 2 minggu satu kali.

Setelah minggu ke-3 atau 4, wadah dapat dibuka, jika warna pupuk sudah berwarna lebih gelap, suhu tidak terlalu hangat, dan tidak berbau menyengat artinya pupuk telah siap digunakan.

Baca Juga:  Cara Membuat POC dari Rendaman Sabut Kelapa