Pembentukan Varietas Pada Tanaman Pepaya


Pertanianku – Tanaman pepaya dapat digolongkan dalam kelompok tanaman menyerbuk silang (cross pollinated crop), contohnya pepaya Wulung Bogor, Dampit, Jingga, Boyolali, dan beberapa tipe pepaya besar yang lain. Selain itu, terdapat beberapa pepaya yang bersifat menyerbuk sendiri (self pollinated crop), seperti pepaya Hawaii (tipe buah kecil). Oleh karena itu, dalam merakit varietas pepaya perlu dibedakan metodenya.

Pembentukan Varietas Tanaman Pepaya

Varietas pepaya menyerbuk silang atau bersari bebas atau open pollinated (OP) pohon induk yang terpilih. Perbanyakan benihnya berasal dari populasi tanaman terpilih yang ditanam di lahan yang terisolir dari tanaman pepaya varietas lain. Populasi tanaman sekurang-kurangnya berjumlah 200 pohon sehingga jika ditanam kembali akan menghasilkan benih yang tetap sama dengan induknya, karakternya tidak akan berubah, dan tetap sesuai dengan deskripsi awal.

Untuk menghasilkan varietas hibrida, tahapannya meliputi pembentukan galur murni, yaitu dilakukannya selfing selama 7—8 generasi terhadap tetua terpilih yang membutuhkan waktu 7—8 tahun. Kemudian dilakukan pengujian daya gabung di antara tetua yang disilangkan, dan selanjutnya dipilih kombinasi terbaik dari kedua tetua yang disilangkan.

 

Sumber: Buku Budidaya Pepaya Unggul

Baca Juga:  Variasi Mangga di Indonesia Bertambah, Yuk, Cari Tahu!
loading...
loading...