Pembesaran Nila Sistem Semi-Intensif


Pertanianku – Sistem semi-intensif biasanya menggunakan kolam tanah yang debit airnya dapat diatur sesuai dengan kebutuhan, baik pengeluaran maupun pemasukannya. Untuk meningkatkan produksi, perlu dilakukan pemupukan dan pakan tambahan, walaupun dosis dan pemberiannya tidak teratur. Sistem ini juga bisa diterapkan dengan hewan ternak lainnya, misalnya sistem longyam. Pemeliharaannya bisa berbarengan antara ikan dengan ayam atau itik. Dengan sistem longyam, jumlah ayam atau itik yang diperlihara di kolam bervariasi, yaitu antara 500—2.000 ekor/ha kolam.

Seleksi ukuran Nila

Untuk menunjang daya dukung lingkungan, dilakukan pergantian air sebanyak 5—10%/hari. Kepadatan yang diaplikasikan adalah 2—5 ekor/m2. Dengan metode semi-intensif ini, akan didapat hasil panen sebanyak 1.500—2.500 kg/ha untuk kolam yang diberi pupuk anorganik. Sementara itu, untuk kolam yang dipupuk dengan pupuk organik, dapat diperoleh panen sebanyak 2.000—6.000 kg/ha. Jika kolam yang sudah dipupuk organik juga diberi pakan tambahan berupa hasil samping pertanian, dapat menghasilkan panen hingga 4.000—8.000kg/ha. Lama pemeliharaan dengan wadah dan sistem ini membutuhkan waktu pemeliharaan sedikitnya selama enam bulan. Teknologi pembesaran ini masih banyak dilakukan oleh para pembudidaya sebagai kegiatan sampingan atau para pelaku usaha yang dananya cukup terbatas untuk pembelian pakan komersial. Jika ketersediaan dana dan pakan tidak menjadi kendala, padat tebar selama masa pembesaran dapat ditingkatkan hingga 20 ekor/m2.

 

Sumber: Buku Pembesaran Nila 2,5 Bulan

 

Baca Juga:  Jenis Pakan Ikan Nila yang Bagus untuk Pertumbuhannya
loading...
loading...