Pembuatan Bedengan Jerami pada Dasar Tanggul Untuk Budi Daya Jamur Merang

Pertanianku – Setiap kira-kira 2,75 kg jerami yang sudah difermentasi diikat. Sebelumnya peras jerami tersebut kemudian atur untuk menjadi satu ikatan dengan panjang sekitar 45 cm dan diameter sekitar 10 cm (lihat Gambar 6). Kedua ujung ikatan harus diratakan (dipotong dengan pisau besar atau gunting besar), kemudian ikat pada 2/3 bagian dari ujung atas jerami.

Pembuatan Bedengan Jerami pada Dasar Tanggul Untuk Budi Daya Jamur Merang

Setelah diikat erat, jerami-jerami tersebut diatur di atas dasar tanggul dalam dua baris. Tanggul merupakan tanah yang ditinggikan. Sebelum diberi lapisan jerami, dasar tanggul tersebut harus dibasahi terlebih dahulu. Tujuannya agar tanah atau dasar tanggul tidak menyerap air dari ikatan fermentasi jerami. Selain digunakan langsung setelah dibasahi, tanah dasar tanggul tersebut juga dapat disemen atau diberi alas dari bambu, kayu, atau batu bata sebelum diberi lapisan jerami (lihat Gambar 7).

Loading...

Untuk satu lapisan dibutuhkan 40—50 ikatan jerami yang terikat erat. Ikatan harus kuat benar sehingga waktu disusun akan membentuk ruang antarikatan. Ruang antarikatan ini berguna untuk aerasi yang dapat mencegah terjadinya kelebihan air. Dalam satu bedengan dapat disusun lima lapisan. Bila jerami sudah terikat kuat dalam satu bundel maka udara tidak dapat masuk ke dalam ikatan atau bundel sehingga proses pelapukan dapat diperlambat.

Dengan demikian, suplai hara dapat diperpanjang untuk periode yang lebih panjang. Budi daya jamur merang dengan cara ini akan memperpanjang masa panen.

 

Sumber: Buku Budi Daya Jamur Merang

 

 

Baca Juga:  Permasalahan Budidaya Lidah Buaya yang Wajib Diwaspadai
Loading...
Loading...