Pemeliharaan Anak Ayam


Pertanianku – Bila kita akan membesarkan calonindukan/pejantan ayam kampung dari DOC dan bila DOC tersebut tidak diasuh seterusnya oleh induknya maka kita harus menyediakan kondisi seperti bila DOC tersebut diasuh oleh induknya (mendapat dekapan sayap induknya bila udara dingin atau ada yang mencoba mengganggunya). Sebaiknya kita buat kandang dengan penghangat. Apabila DOC tersebut tidak banyak maka induk buatan cukup di kandang kecil dengan diberi lampu pijar/bohlam. Biasanya ukuran lampu pijar yang digunakan adalah 100 watt untuk 100 ekor DOC.

Pemeliharaan Anak Ayam

Kandang merupakan kebutuhan penting yang harus disediakan apabila ingin memelihara ayam secara intensif. Kandang ayam kampung dapat dibuat dari bahan-bahan sederhana yang banyak terdapat di sekitar peternakan. Dinding kandang dapat terbuat dari bilah bambu/ kawat kandang. Atap dari genteng/ rumbia/seng. Lantai diberi sedikit litter (kulit padi/serutan kayu) ± 7 cm.

Pada tiga hari pertama tambahkan vitamin dan antibiotik (bisa dibeli di poultry shop/toko penyedia alat peternakan terdekat) pada minuman yang diberikan ke ayam. Untuk induk buatan di lantai litter (jumlah anak ayam relatif banyak), digunakan guard chick (bisa dibuat dari seng dengan ketinggian 40—50 cm). Guard chick untuk mengumpulkan anak ayam mendekati pemanas sehingga menghemat pemakaian pemanas. Seng dilebarkan setiap dua hari agar anak ayam tidak berdesakan. Setelah 12 hari seng dilepas semua. Panas yang diberikan ke anak ayam 33O—35O C. Kemudian setiap minggu suhu diturunkan dengan mematikan pemanas pada siang hari.

Untuk menahan angin dan menjaga kestabilan suhu di dalam kandang maka dinding kandang diberi tirai. Ketika berumur tiga hari, tirai atas mulai dibuka pada siang hari dan ditutup kembali pada malam harinya. Selanjutnya tirai dapat dilepas ketika umur empat minggu.

Baca Juga:  Fakta Baru! Lemak Susu Bisa Hindarkan Penyakit tak Menular

Dalam pemeliharaan ayam kampung dibutuhkan tempat pakan untuk anak ayam (chick feeder tray) sebanyak empat buah untuk 100 ekor ayam. Setelah berumur 14 hari feeder chick tray diganti dengan alas piringan tempat pakan tabung secara berangsur-angsur dan diusahakan pemberian pakan sesering mungkin. Di samping itu, tempat minum yang dibutuhkan adalah berukuran 1 liter sebanyak tiga buah. Tempat minum tersebut nantinya akan diganti dengan ukuran gallon (3,8 liter) setelah anak ayam berumur tiga minggu yang dilakukan secara berangsur-angsur. Akan tetapi, untuk ayam kampung yang dipelihara dalam jumlah relatif kecil cukup memakai tempat minum manual. Air minum diberikan tidak terbatas dan diberikan dua kali sehari supaya airnya segar.

Sebelum diberi air minum baru, tempat minum harus dicuci bersih terlebih dahulu. Sama seperti ayam ras, bila jumlah yang dipelihara cukup banyak dalam satu kelompok maka dilakukan potong paruh supaya tidak saling mematuki (kanibalisme). Potong paruh dilakukan saat umur ayam 10 hari dan dipotong 1/3 bagian atas.

Belum ada patokan baku untuk berat badan atau jumlah pakan untuk ayam kampung. Pakan yang diberikan bisa berupa pakan ras ayam petelur komersial. Pemberiannya secara terus-menerus dari umur 1—8 minggu. Sebaiknya gunakan pakan untuk ras petelur starter.

 

Sumber: Buku Paduan Lengkap Ayam

 

loading...
loading...