Pemeliharaan Cacing Sutera


Pertanianku – Lama waktu pemeliharaan cacing sutera tergantung proses yang dilakukan dari awal. Apabila produksi dimulai dari awal, biasanya akan dibutuhkan waktu sekitar dua bulan. Hal ini terkait dengan daur hidup cacing sutera yang perkembangannya dimulai dari telur hingga menjadi dewasa yang membutuhkan waktu sekitar 50—57 hari. Pada proses pemanenan berikutnya, apabila panen dilakukan tanpa mengambil semua substratnya, waktu pemeliharaan dapat dipersingkat menjadi sekitar 7—10 hari sekali.

Kandungan Nutrisi Cacing Sutera

Pada masa pemeliharaan, pemberian pakan dan pemupukan susulan sangatlah penting. Dengan adanya pakan dan pupuk, kebutuhan nutrisi cacing sutera akan terpenuhi. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dala pemeliharaan cacing sutera dengan menggunakan kolam tanah adalah sebagai berikut.

  1. Air terus mengalir dengan ketinggian 2—4 cm

Selama pemeliharaan cacing sutera, kolam harus terus bisa dialiri air dengan debit yang kecil. Ketinggian air pun juga harus dipertahankan setinggi 2—4 cm dari permukaan media. Hal ini karena ketinggian air sangat berpengaruh terhadap kelangsungan hidup dan perkembangannya. Jika air terlalu tinggi, koloni Tubifex tidak akan berkembang, bahkan mengalami kematian karena kebutuhan Tubifex akan oksegen. Sementara itu, apabila air terlalu rendah atau sedikit, lingkungannya akan cepat panas sehingga tidak dapat bertahan hidup.

  1. Pengecekan saluran secara rutin

Pengecekan saluran harus dilakukan secara berkala untuk memastikan agar air tidak tersumbat oleh kotoran, dedaunan, atau plastik. Jika tersumbat, tentu saja akan mengganggu kestabilan volume air yang masuk. Apabila ada penyumbatan saluran dan media sampai kekeringan, akan menyebabkan perkembangan cacing sutera terganggu.

  1. Pembersihan lubang keluar air pada pipa

Pembersihan lubang dari kotoran/lumut yang masuk ke pipa bertujuan agar suplai air ke media kolam tanah bisa lancar stabil. Apabila suplai air sampai kurang, akan menyebabkan ketinggian air pada media rendah bahkan mengalami kekeringan. Sel sensor pada kulit cacing sutera yang secara umum sensitif terhadap sentuhan suhu dan rangsangan kimiawi dari luar akan terganggu. Pada akhirnya, kondisi ini akan mempengaruhi kelimpahan cacing sutera pada kolam tanah.

  1. Pemeliharaan penutup media kolam tanah
Baca Juga:  Biosecurity, Pencegah Penyakit Ayam yang Ampuh

Cacing sutera membutuhkan sinar matahari untuk membantu perkembangannya. Namun, sinar matahari yang dibutuhkan tidak boleh terlalu tinggi, tetapi agak rendah. Untuk mendapatkan intensitas cahaya yang demikian, sebaiknya wadah dan media hidup cacing sutera dipasang peneduh berupa paranet. Dengan peneduh tersebut, sinar matahari yang masuk hanya sekitar 60—70%. Selain itu, pemasangan peneduh juga berfungsi untuk mencegah tumbuhnya lumut pada media.

 

Sumber: Buku Cacing Sutera