Pemeliharaan Itik Grower dengan Sistem Dikandangkan


PertaniankuPemeliharaan sistem dikandangkan umumnya dilakukan pada usaha pembesaran yang berjumlah lebih dari 1.000 ekor. Jika peternak mengembalakan itik dalam jumlah terlalu banyak dari kemampuan pengawasannya, risiko kematian bisa lebih besar. Anak itik yang awalnya dipelihara di dalam kotak, sudah dapat dipindahkan ke kandang lantai (kandang grower). Pada lantai kandang grower yang berfungsi sebagai tempat istirahat dilapisi sekam padi dengan tebal 5—10 cm dan ditaburi kapur. Agar lantai tetap kering, setiap seminggu sekali lapisan dedak diaduk dan bila perlu ditaburi lagi dengan kapur. Hal ini dilakukan secara periodik untuk menjaga kebersihan lantai kandang.

Ingin Bisnis Itik? Baca Artikel Ini!

Kepadatan itik pada umur 2—3 bulan adalah 6—8 ekor/m2, umur 3—4 bulan menjadi 5—6 ekor/m2, dan pada umur lima bulan 4 ekor/ m2. Pada masa grower, itik diberikan waktu dan tempat untuk bermain yang agak luas dan dibuatkan tempat mandi (kolam kecil). Tujuannya agar terbentuk tubuh dan bulu yang ideal guna memasuki masa bertelur. Anak itik yang sering mandi akan merangsang kelenjar minyak bulu keluar lebih banyak. Dengan halaman kandang yang agak luas, itik akan lebih banyak bergerak sehingga membentuk otot dan tulang yang bagus sekaligus mengurangi penimbunan lemak. Anak itik juga dapat dilepas pada lingkungan kandang yang dapat memberi kesempatan itik untuk bergerak bebas.

Bila kandang grower tidak memiliki halaman atau lingkungan kandang yang luas, pemberian pakan harus diikuti dengan kontrol beratbadan. Kontrol berat badan dilakukan setiap minggu dengan mengambil beberapa ekor itik secara acak untuk ditimbang, lalu diambil rata-ratannya.

Bila angka yang diperoleh di atas rata-rata, sebaiknya pakan sedikit dikurangi. Namun, bila angka di bawah rata-rata, pakan ditambah sedikit selama 2—3 hari. Pakan grower mulai dapat diberikan dengan menggeserpersentasenya dari pakan starter ke pakan grower selama satu minggu agar itik tidak stres atau mengalami penurunan nafsu makan. Adapun kebutuhan pakan dan air minum itik grower dapat dilihat pada Tabel 6.

Baca Juga:  Lebih Sehat Daging Kambing atau Daging Domba? Ini Jawabannya!

Pemberian pakan sebaiknya dilakukan 3 kali sehari, yaitu pada pagi hari pukul 07.00 —08.00, siang hari pukul 12.00—13.00, dan sore hari pukul 16.00—17.00. Setelah memasuki umur 2,5—4 bulan, pemberian pakan harus diawasi secara ketat agar tidak terjadi kelebihan konsumsi yang dapat menyebabkan itik bertelur dini. Pengawasan perkembangan itik dengan melihat perkembangan berat badannya. Berat badan yang ideal saat memasuki masa bertelur adalah 1.350—1.450 g/ekor.

Dalam masa grower, selain diberikan pakan konsentrat, sebaiknya itik juga diberikan hijauan segar seperti kangkung, bayam, sawi, daunmengkudu, galunggung, azolla, atau rumput yang mudah patah sebanyak 1—2 g/ekor/hari. Selain sebagai sumber vitamin, hijauan juga berfungsi untuk meningkatkan nafsu makan.

Jumlah tempat pakan dan minum disediakan sesuai dengan kebutuhan agar itik tidak berdesak-desakan pada saat makan. Jika hal ini terjadi dapat menyebabkan persaingan dan pertumbuhan itik tidak seragam. Patokannya adalah dengan mengamati itik saat makan. Bila terjadi desak-desakan saat makan, tempat pakan perlu ditambah. Pemeliharaan itik grower dalam kandang sering terjadi saling mematuk bulu/badan itik lain. Jika hal ini terjadi, kemungkinan pertama adalah itik kekurangan mineral. Untuk itu, dianjurkan dalam ransum pakan ditambahkan mineral-mix sebanyak 2% dari total pakan. Bila masih terjadi saling mematuk, kemungkinan kedua adalah itik kekurangan protein sehingga perlu diteliti kembali kandungan protein dalam ransum. Bilakandungan protein telah sesuai dengan kebutuhan itik, kemungkinan ketiga adalah jumlah pakan yang diberikan masih kurang atau dapat pula disebabkan jumlah itik di dalam kandang terlalu padat.

 

Sumber: Buku Fakta lmiah Buah dan Sayur

 

loading...
loading...