Pemeliharaan Pullet Fase Starter

Pertanianku – Periode starter berlangsung sejak DOC datang (chick in) sampai ayam umur lima minggu. Masa starter merupakan masa yang paling menentukan dalam pemeliharaan pullet karena perkembangan organ sangat dominan.Pada periode ini terjadi perkembangan sistem kekebalan tubuh dan sistem pencernaan yang cepat. Dengan demikian, periode starter memiliki andil 60—90% terhadap keberhasilan pemeliharaan pullet.

Inilah Tahapan Pemanenan Pullet

Pemeliharaan periode starter ditentukan oleh keberhasilan brooding. Prinsipnya adalah meniru induk ayam saat anak ayam belum tumbuh bulu untuk menjaga kehangatannya. Oleh karena itu, brooding bertujuan untuk menyediakan lingkungan yang nyaman bagi anak ayam. Periode ini berlangsung selama 12 hari dan sangat memerlukan panas yang cukup, terutama pada minggu pertama. Namun, sering kali di daerah yang bersuhu dingin, pemakaian brooder bisa sampai 21 hari, tergantung kekuatan ayam beradaptasi dengan lingkungannya. Jadi, yang menjadi patokan periode brooding bukanlah berapa lama pemberian pemanas, tetapi disesuaikan dengan suhu ideal bagi ayam.

Loading...

Beberapa hal yang perlu diperhatikan selama periode brooding adalah sebagai berikut.

  • Suhu lantai kandang/litter dan ruangan mencapai standar.
  • Perhatikan kondisi litter agar selalu kering (tidak basah/menggumpal).
  • Penyerapan pakan (feed intake) mencapai standar breeder.
  • Sirkulasi udara harus lancar.
  • Perhatikan intensitas dan distribusi cahaya.

Untuk mendukung kenyamanan brooding, setting dan peralatannya harus disesuaikan dengan jumlah ayam. Idealnya, satu lingkaran brooding paling banyak berisi 1.000 ekor DOC. Satu ruangan brooding bisa terdiri atas beberapa lingkaran brooding yang dibatasi oleh chick guard.

 

Sumber: Buku Bisnis Pembesaran Pullet

 

 

Baca Juga:  Penyakit Menular pada Kambing yang Wajib Diwaspadai
Loading...
Loading...