Pemerintah Akan Salurkan KUR Khusus Peternak Sapi

Pertanianku — Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution menggelar rapat koordinasi mengenai penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus peternakan. Hasil dari rakor tersebut, yakni pemerintah akan menyalurkan KUR bagi peternak khususnya peternak sapi potong dan sapi perah. Peternak ini nantinya akan mendapat KUR dengan bunga 7 persen.

peternak sapi
Foto: Pixabay

“Intinya untuk peternakan ini ‘kan ada KUR khusus ya. Kekhususannya nanti diberikan tetap bunganya 7 persen. Kemudian nanti ada jangka waktu untuk kredit kerja sama kredit investasi. Itu jangka waktunya beda investasi 5 tahun dan modal kerja 4 tahun,” ujar Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Kementerian Pertanian, Fini Murfiani, Kamis (17/1).

Ia menjelaskan, pemberian KUR peternakan nantinya akan dialokasikan secara berkelompok (cluster) sehingga lebih tepat sasaran. “Kan harus ada dalam lokasi yang sama. Jadi, lebih efisien jika dalam satu lokasi yang sama. Paling tidak, tidak individual lagi,” jelasnya.

Loading...

Pemberian KUR secara cluster ini, kata Fini, akan lebih mudah dan efisien. Sebab, peternak akan mendapat KUR dan juga pasar yang memadai.

“Bisa membangun kemitraan dengan offtaker itu. ‘Kan kita sementara di sini banyak yang butuh sapi. Peternak juga tahu mau pasarkan di mana,” katanya.

Sementara itu hingga akhir 2018, pemerintah telah menyalurkan KUR sektor produksi termasuk peternak sebesar Rp120,31 triliun dengan non performing loan (NPL) hanya 1 persen. Pada 2019 jumlah ini akan bertambah menjadi Rp140 triliun.

“Di tahun 2018 untuk semua sektor ada Rp120,31 triliun yang terserap dengan NPL hanya 1 persen. Di 2019 untuk semua sektor ekonomi ada Rp140 triliun yang tersedia. Bunganya tetap 7 persen. Untuk mikro, plafonnya 25 juta dan untuk yang kecil antara Rp25—50 juta,” papar Fini.

Baca Juga:  Tongkol Jagung Sumut Diminati Pasar Jepang

Rapat ini dihadiri oleh perwakilan kementerian teknis dan perbankan sebagai penyalur.

Loading...
Loading...