Pemerintah Dorong Petani Gunakan Pupuk Organik

0

Pertanianku – Guna mendorong masyarakat untuk lebih berinovasi di bidang pertanian dalam merealisasikan program pemerintah swasembada pangan, pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta bekerja terus menggalakkan dan mengimbau para petani untuk memakai pupuk organik. Pasalnya, pupuk organik selain ramah lingkungan, juga mampu mendongkrak hasil produksi lebih berkualitas.

Kepala Dinas Pertanian Gunung Kidul Bambang Wisnu mengatakan, musim tanam I padi 2016/2017 di Gunung Kidul telah berakhir dan selesai dipanen pada subround I periode Januari sampai April 2017 dengan luasan panen padi 2017 sebesar 240.000 ton gabah kering panen (GKP).

“Hasil ini lebih besar dibanding pada periode yang sama 2016 yang hanya mencapai 210.000 ton GKP. Keberhasilan ini berkat kerja keras para petani didukung musim penghujan yang bagus sehingga tidak terjadi kekeringan,” kata Bambang, seperti mengutip Okezone (16/5).

Dia mengatakan, target pemerintah pusat lahan luas tambah tanam (LTT) untuk padi 2017 sudah surplus, yaitu dari target LTT padi Oktober—Maret seluas 58.224 hektare telah tercapai 58.779 hektare. Panen raya di kelompok tani Sumber Makmur ini merupakan panen perdana subround II periode Mei—Agustus mendatang, dan dampak dibangunnya dam parit ini membuat yang semula panen satu kali menjadi dua kali.

Bambang Wisnu Broto mengimbau para petani untuk mengedepankan penggunaan pupuk organik agar mendapatkan hasil yang maksimal. Serta supaya mengoptimalkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan melalui kelompok wanita tani.

“Penggunaan pupuk organik yang dilakukan dengan baik akan meningkatkan produktivitas padi. Kami mengimbau petani beralih ke pupuk organik,” tuturnya.

Koordinator PPL Kecamatan Wonosari melaporkan hasil panen ubinan dengan metode dam parit atau embung mini dengan cara menaikkan air dari sungai, ubinan 2,5 m x 2,5 m mendapatkan hasil 4,8 kg. “Untuk pertanian tadah hujan di wilayah Kecamatan Wonosari ada tambahan luas tambah tanam dua puluh enam hektare,” tambahnya.

Wakil Bupati Gunung Kidul Imawan Wahyudi mengajak warga mensyukuri hasil panen yang sangat baik, dan juga momentum panen perdana sebagai ajang silaturahmi yang merupakan kewajiban kita sesama warga.

loading...
loading...