Pemerintah NTT Berencana Tutup Taman Nasional Komodo Selama Satu Tahun


Pertanianku — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menutup lokasi wisata Taman Nasional Komodo selama satu tahun. Penutupan ini berupaya untuk meningkatkan populasi komodo dan rusa di pulau tersebut.

Taman Nasional Komodo
Foto: Pixabay

“Kami akan menutup Taman Nasional Komodo selama satu tahun. Pemerintah NTT akan melakukan penataan terhadap kawasan Taman Nasional Komodo agar menjadi lebih baik sehingga habitat komodo menjadi lebih berkebang,” tutur Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat seperti dikutip dari CNNIndonesia (20/1).

Meskipun berencana menutup lokasi wisata tersebut selama satu tahun, belum menjelaskan lebih lanjut waktu penutupannya dimulai sejak kapan.

Menurut Viktor habitat komodo di taman nasional itu sudah semakin berkurang. Tubuh komodo pun semakin kecil karena menurunnya populasi rusa di kawasan ujung barat Pulau Flores akibat pencurian. Padahal, rusa merupakan makanan utama komodo.

“Kondisi tubuh komodo tidak sebesar dulu lagi karena populasi rusa sebagai makanan utama komodo terus berkurang karena maraknya pencurian rusa di kawasan itu,” tegas Viktor.

Menurunnya populasi lambat laun akan berpengaruh pada kanibalisme komodo. Mereka akan saling memangsa satu sama lain sebagai upaya untuk bertahan hidup.

“Insting sebagai binatang akan muncul apabila rantai makanan komodo berkurang. Apabila makanan utamanya melimpah, maka instingnya akan berbeda,” ujarnya. “Hal itulah yang mendorong pemerintah melakukan penataan kawasan komodo dengan menutup sementara kawasan itu dari kunjungan wisatawan selama satu tahun,” tambahnya.

Viktor menambahkan penataan kawasan komodo dilaksanakan sebagai bentuk perlindungan yang dilakukan negara terhadap komodo yang menjadi habitat langka dan dilindungi dari kepunahan.

Baca Juga:  Mesin Pengering Terbatas, Penyerapan Gabah Jadi Terkendala
loading...