Pemijahan Ikan Niasa


Pertanianku – Ikan niasa adalah ikan hias jenis karnivora. Pakan ikan niasa biasnya udang kecil. Kualitas telur pada induk ikan niasa akan memiliki kualitas yang baik jika ikan ini memakan udang kecil atau rebon. Saat masih berbentuk larva, ikan akan diberi makan kutu air, artemia, cacing sutera atau cacing rambut.

Pemijahan Ikan NiasaUntuk melakukan pembenihan ikan niasa pilihlah indukan terlebih dulu. Jumlah indukan betina dan indukan jantan adalah 135:15 ekor, atau 8:1. Ukuran indukan biasanya hanya sekitar 4,5 cm. Pemilihan indukan betina lebih banyak agar para betina bisa mengerami telur secara bergantian. Kemudian ikan jantan yang sudah memijah dengan satu betina, bisa siap lagi memijah dengan betina lainnya, sementara betina yang pertama akan mengerami telurnya.

Hal yang perlu dilakukan untuk melakukan pemijahan ikan niasanya adalah dengan menyiapkan kolam semen yang berukuran 1,5×3 meter dengan kedalaman 0,4 meter. Kemudian masukan ikan setelah dikawinkan selama satu minggu ke dalam kolam semen. Setelah agak besar, barulah dipindahkan ke akuarium dengan 40x40x80 cm.

Jumlah ikan di akuarium harus berisi 30 ikan betina yang sudah mengerami telur dalam mulutnya. Setelah seminggu di dalam akuarium, induk ditangkap. Pipinya ditekan, untuk mengeluarkan benihnya yang sudah ber-ekor. Benih ini dimasukkan ke dalam bak plastik berisi air 3/4 bagian. Setiap bak/wadah harus mampu menampung 500–1.000 ekor benih. Bak harus diletakkan ditempat teduh dan diberi aerator secukupnya. Namun, jangan terlalu kencang.

Setelah seminggu masukkan benih ke dalam bak plastik. Benih yang sudah mulai berenang dipindahkan ke dalam akuarium perawatan burayak. Burayak sudah bisa diberi makan, jika sudah bisa berenang. Sementara itu, induknya dikembalikan lagi ke kolam pemijahan massal. Benih ikan bisa diberi pakan infusoria

Baca Juga:  Jenis-jenis Ikan Arwana yang Perlu Anda Ketahui