Penderita Kanker Pantang Makan Daging dan Ikan, Kenapa?


Pertanianku — Saat seseorang didiagnosis mengidap penyakit kanker, itu membuatnya merasa berada di ambang kematian. Hal itu membuat mereka melakukan berbagai upaya penyembuhan termasuk mengikuti saran pantangan terhadap makanan tertentu. Lalu, benarkah penderita kanker pantang makan daging dan ikan?

penderita kanker pantang makan daging dan ikan
Foto: Pixabay

Dikutip dari Kompas, sebuah penelitian terbaru menyebutkan bahwa makanan yang pantang dimakan para penderita kanker adalah daging dan ikan (makanan laut).

Pantangan tersebut ditengarai karena para peneliti dari University of Cambridge itu menemukan bahwa mengonsumsi daging dan ikan bisa membuat kanker lebih mudah menyebar ke seluruh tubuh. Dengan kata lain, makanan tersebut bisa membuat kanker jadi lebih mematikan.

Di dalam daging dan ikan terdapat kandungan asparagin. Kandungan inilah yang menjadikan kedua makanan tersebut jadi mematikan untuk penderita kanker. Asparagin adalah salah satu asam amino yang digunakan oleh sel untuk membuat protein.

Kanker sendiri merupakan sel yang tumbuh secara tidak normal. Ini berarti konsumsi asparagin sama saja seperti memberi “makan” sel abnormal tersebut.

Studi tersebut dilakukan melalui pengujian terhadap tikus. Ditemukan bahwa memotong asupan asparagin dalam makanan yang diberikan pada tikus dapat mengurangi kemampuan kanker untuk menyebar.

Analisis lebih lanjut juga menunjukkan bahwa orang dengan gen yang lebih tidak aktif dalam memproduksi asparagin mempunyai tingkat bertahan hidup yang lebih baik terhadap kanker payudara, ginjal, kepala, dan leher.

Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Nature ini menyarankan agar pasien kanker payudara menghindari makanan berasparagin tinggi. Harapannya, temuan ini kemudian menjadi kunci untuk meningkatkan kelangsungan hidup pasien kanker.

Sayangnya, temuan ini tidak banyak mendapat dukungan, bahkan banyak ilmuwan menentang hasil tersebut. Salah satunya oleh Martin Ledwick dari Cancer Research UK.

Baca Juga:  Manjur! Atasi Alergi dengan Maitake
loading...
loading...