Penebaran Bibit Cacing Sutera

0

Pertanianku – Kebutuhan bibit cacing sutera yang akan ditebar ke kolam tanah disesuaikan dengan luas kolam. Sementara itu, cara penebarannya harus diperhatikan sehingga pertumbuhan dan produksinya lebih optimal.Penebaran bibit sebaiknya dilakukan pada pagi hari sebelum pukul 09.00 atau pada sore hari sesudah pukul 15.00. Hal ini dilakukan untuk menghindari panas terik matahari yang bisa menurunkan kualitas bibit cacing sutera yang akan ditanam. Panas matahari yang terik dapat membuat cacing sutera mati dan mengganggu proses adaptasinya dengan media baru.

  1. Penebaran dengan cara tanam

Kolam tanah seluas 50 m2 harus dibagi menjadi 10 kolam seluas 5 m2 agar bisa dilakukan panen setiap hari. Untuk itu, kebutuhan bibit cacing sutera pun harus disesuaikan dengan luas kolam tersebut. Dalam menghasilkan koloni cacing sutera secara maksimal, harus ada jarak tanam yang diaplikasikan. Jarak tanam yang diaplikasikan pada penebaran ini harus sekitar 10—15 cm antarlubang. Setiap lubang tanam ditebar bibit sebanyak ¼ sendok makan atau setara dengan 2,5 ml. Dalam setiap kolam terdapat 100 lubang tanam sehingga total bibit yang ditebar per kolam adalah 1,25 l. Jika dikonversi menjadi 10 kolam, total bibit cacing sutera yang dibutuhkan sekitar 12,5 l. Jadi, dibutuhkan bibit cacing sutera sebanyak 250 ml/m2.

Jika sudah diperoleh hitungan jumlah bibit yang akan ditebar, selanjutnya adalah menebarnya ke kolam. Untuk setiap kolam seluas 5 m2 dibuat 100 lubang tanam dengan jarak antarlubang sekitar 10—15 cmdan kedalaman 1—2 cm. Lubang tanam dapat dibuat dengan kayu atau jari tangan. Bibit langsung dimasukkan ke dalam lubang tanam dengan jumlah 2,5 ml per lubang.

Setelah semua bibit ditanam, tutup lubang tersebut dengan media, aliri air ke seluruh permukaan kolam tanah. Kolam yang sudah terisi dengan media dan bibit segera diisi air sampai ketinggian air sekitar 4 cm dari media. Bisa dikatakan total ketinggian air dan media adalah 14 cm.  Untuk seterusnya, aliran air yang masuk ke dalam media kolam tanah harus terus dikontrol agar tidak ada kolam yang kering atau kelebihan air.

  1. Penebaran dengan cara sebar

Bibit yang akan ditebar dengan cara sebar dimulai dengan memasukkan bibit ke dalam ember atau baskom. Tentu saja bibit yang akan disebar sudah melalui proses karantina terlebih dahulu. Kemudian, bibit di dalam baskom disiram dengan air agar gumpalan cacing sutera buyar seketika. Bibit yang sudah terurai ini disebar ke seluruh permukaan media secara merata. Kebutuhan bibit untuk metode ini sama seperti metode tanam, yaitu 1,25 l per kolam 5 m2 sehingga 10 kolam membutuhkan bibit sebanyak 12,5 l. Selanjutnya, isi air ke dalam kolam setinggi 4 cm dari media, lalu atur aliran air yang masuk ke dalam media agar tidak ada kolam yang kering atau kelebihan air.

 

Sumber: Buku Beternak Cacing Sutera Secara Modern

loading...
loading...