Penerapan Teknologi Pertanian Indonesia yang Gencar Dilakukan


Pertanianku – Saat ini sebagian besar sektor pertanian di Indonesia telah bertransformasi menggunakan teknologi pertanian modern. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan produktivitas pangan. Pada awalnya, teknologi diciptakan oleh manusia untuk mempermudah berbagai pekerjaan.

Foto: pixabay

Beberapa tahun terakhir ini berbagai teknologi yang diciptakan semakin berkembang pesat tak terkecuali di sektor pertanian. Berkembangnya teknologi pertanian tak hanya dirasakan oleh negara-negara maju. Kini teknologi pertanian di Indonesia juga semakin berkembang pesat.

Tak hanya pemerintah dan universitas yang berusaha mengembangkannya, pihak swasta pun turut mengembangkan teknologi. Hal ini kemudian bisa dikatakan bahwa sektor pertanian di Indonesia semakin baik ke depannya.

Bahkan, tak segan-segan dalam beberapa tahun kedepan Indonesia sedang mewujudkan impian menjadi lumbung pangan dunia.

Di Indonesia sendiri, perkembangan teknologi pertanian sebenarnya sudah sangat lama dikembangkan seperti alat pertanian cangkul, sabit, ani-ani dan masih banyak alat lainnya yang dapat menjadi contoh teknologi pertanian, yang semakin memudahkan petani dalam menjalankan tugasnya.

Sejak mesin-mesin petanian berteknologi canggih dilibatkan, kini pertanian di pedesaan sudah dapat menemui hand tractor, penggiling padi, hingga tressure sudah digunakan dan dikenal oleh para petani.

Berikut beberapa teknologi yang telah meningkatkan hasil produktivitas pangan di Indonesia.

  1. Alat pertanian modern

Perusahaan-perusahaan alat pertanian pun bertebaran menawarkan produknya mulai dari mesin pompa air hingga hand tractor. Mesin-mesin untuk digunakan sebagai pengolahan pascapanen juga menjadi semakin bertebaran.

  1. Benih unggul

Semua proses pertanian kini hampir semua tidak lepas dari teknologi. Bahkan, perusahaan benih menawarkan teknologi perbenihan dalam rangka menghasilkan benih yang unggul.

Contoh benih unggul adalah benih jagung hibrida. Jagung ni punya rendemen tongkol yang tinggi, biji yang makin banyak, dan masa tanam yang lebih singkat.

  1. Pupuk kimia
Baca Juga:  Jokowi Terapkan Konsep Korporasi Petani

Perusahaan obat-obatan dan pupuk kimia menggunakan teknologi canggih akan menawarkan berbagai macam produknya untuk membantu meningkatkan produktivitas serta menangani hama.

loading...
loading...