Pengaruh Lokasi Tanam Terhadap Pertumbuhan Jahe

Pertanianku — Jahe tidak hanya digunakan sebagai rempah-rempah, tetapi juga sering digunakan sebagai obat herbal dan berbagai macam olahan makanan. Banyaknya fungsi jahe membuat sebagian orang tertarik membudidayakannya. Namun, nyatanya tidak semua orang bisa berhasil menumbuhkan jahe. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan lokasi menanam jahe yang kurang tepat.

lokasi menanam jahe
foto : Pertanianku

Jahe bisa tumbuh subur apabila tempat dan lingkungannya memenuhi syarat tumbuh tanaman. Sebenarnya, jahe merupakan tanaman dengan sifat produktivitas yang tinggi sehingga jika ditanam di lokasi yang tepat, Anda bisa mendapatkan jahe yang melimpah. Oleh karena itu, Anda perlu memerhatikan kondisi lokasi serta lahan yang akan digunakan sebelum menanam jahe.

Tanaman jahe dapat tumbuh dengan baik apabila ditanam di ketinggian 200—600 m dpl. Akan tetapi, Anda juga tetap bisa menanam jahe di ketinggian 900 m dpl. Curah hujan yang dibutuhkan tanaman sekitar 2.500—4.000 mm/tahun dengan bulan basah sekitar 7—9 bulan. Suhu yang optimal untuk pertumbuhan tanaman jahe sekitar 25—30°C.

Setelah mengetahui lokasi menanam jahe yang sesuai, langkah berikutnya yang harus diperhatikan adalah kondisi tanah. Jahe tumbuh di tanah yang subur, gembur, dan banyak mengandung bahan organik. Jenis tanah yang bagus untuk menanam jahe adalah tanah latosol merah cokelat atau andosol.

Tanaman jahe membutuhkan tekstur tanah yang lempung, lempung liat berpasir, lempung berdebu, debu, atau lempung berliat.

Derajat keasaman tanah atau pH yang dibutuhkan tanaman jahe sekitar 6,8—7,4 atau mendekati normal. Namun, sebenarnya jahe masih bisa tumbuh di tanah ber-pH 4,5 atau tanah yang masam.

Sistem perakaran jahe terbilang cukup dangkal sehingga tanaman jahe tidak bisa ditanam di lahan yang terlalu miring karena kekuatan tanaman jahe terbilang rendah. Kemiringan lahan yang masih bisa ditolerir oleh tanaman jahe ialah kurang dari 3 persen. Namun, tidak menutup kemungkinan tanaman jahe masih bisa ditanam di lahan dengan kemiringan lebih sedikit dari 3 persen.

Baca Juga:  Perbedaan Pestisida Nabati dan Hayati

Selain lokasi, masih ada banyak penyebab lain yang jarang disadari dapat membuat tanaman jahe tidak tumbuh. Anda bisa mempelajari cara budidaya jahe yang benar dari buku Jahe Produksi Hingga 25 Ton. Di dalam buku tersebut membahas secara jelas langkah-langkah budidaya jahe dari awal hingga akhir. Untuk mendapatkannya sebagai referensi, Anda bisa langsung menghubungi WhatsApp admin Penebar Swadaya.