Pengelolaan Pakan Gurami

Pertanianku – Faktor untuk mempercepat pertumbuhan gurami selanjutnya adalah penggunaan pakan. Tal (1970) mengatakan bahwa teknik pemeliharaan ikan yang dapat dilakukan agar pertumbuhan relatif lebih cepat adalah dengan pemberian pakan tambahan sesuai dengan proporsi pakan alami. Hepher & Pruginin (1983) mengatakan bahwa usaha pemeliharaan benih secara intensif perlu dilakukan antara lain dengan pemberian pakan buatan yang lengkap dan seimbang serta meningkatkan padat penebaran.

Pengelolaan Pakan Gurami

Pemberian pakan pada semua tahapan budi daya perlu mendapat perhatian khusus, terutama pada usaha budi daya yang dilakukan secara intensif karena pakan merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan usaha. Kualitas dan kuantitasnya harus disesuaikan dengan kebutuhan ikan. Lannan et al. (1983) menjelaskan bahwa pemberian pakan yang kurang jumlahnya dapat mengakibatkan kemampuan untuk tumbuh menjadi terbatas. Sebaliknya, pemberian pakan yang terlalu banyak dapat mengakibatkan pemborosan serta merusak kualitas air pemeliharaan. Hal itu tentunya akan mengakibatkan hasil akhir yang diperoleh menjadi tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Pada umumnya, masyarakat beranggapan bahwa gurami hanya membutuhkan daun-daunan sebagai pakannya. Pendapat ini tidak seluruhnya benar, mengingat gurami mempunyai usus yang cukup panjang, yaitu sekitar 1,5—2 kali panjang tubuhnya. Hal itu cukup membuktikan bahwa gurami termasuk ikan pemakan segala (omnívora). Dengan memanfaatkan sifat biologi gurami ini, pemberian pelet komersial secara periodik, yaitu 1—2 hari sekali, dapat meningkatkan pertumbuhan gurami menjadi lebih tinggi dibandingkan jika hanya menggunakan dedaunan saja sebagai pakannya. Anonim (2003) pun menyatakan bahwa penggunaan pakan daun-daunan saja tanpa pakan buatan (pelet) diakui mengakibatkan pertumbuhan benih lebih lambat dibandingkan dengan kombinasi pakan pelet dan daun-daunan.

Jenis pelet yang digunakan adalah pelet apung dengan kandungan protein sekitar 23—25%. Jumlah pakan yang diberikan setiap harinya sebanyak 2—3% dari bobot tubuh. Pemberian pakan ini juga dipadukan dengan pemberian pakan alami sebagai pemasok kebutuhan esensial pertumbuhan gurami. Pemberian pakan saat malam hari juga perlu dilakukan mengingat gurami termasuk salah satu hewan yang aktif pada malam hari (nokturnal), yaitu sekitar pukul 19.00—20.00.

Baca Juga:  Jaga Kecantikan Kulit dengan Makan Ikan

 

Sumber: Buku Sukses Budi Daya Gurami di Lahan Sempit dan Hemat Air

 

 


loading...