Penggunaan Bibit Broiler Berkualitas


Pertanianku – Bibit atau DOC ikut berperan dalam menentukan performa ayam. Sebisa mungkin dalam pemilihan bibit harus memperhatikan segi kualitasnya. Jangan hanya tertarik dengan harga yang murah, tetapi merepotkan dalam pemeliharaannya.

Bibit yang digunakan harus terjamin bebas dari penyakit. Bibit yang membawa masalah, baik dari breeding maupun hatchery biasanya akan terlihat pada minggu-minggu awal pemeliharaan berupa kematian tinggi di satu minggu pertama. Jika kurang tepatdalam penanganannya, pola kematian dapat terus meningkat dari hari ke hari, bahkan bisa memicu munculnya penyakit lain yang lebih ganas.

Terkadang, sangat sulit mendapatkan DOC yang berkualitas baik (platinum), terutama saat permintaan DOC tinggi. Mau tidak mau, peternak harus mendapatkan DOC yang tidak sesuai dengan harapan. Oleh karena itu, jika mendapat DOC yang kondisinya “kurang normal”, penanganannya juga harus lebih baik dari DOC yang normal, terutama masa brooding. Berikut beberapa perlakukan yang dapat diberikan.

  • Pemberian antibiotik spektrum luas (broad spectrum) pada 4—5 hari pertama.
  • Suhu pemanas diupayakan 33— 350 C selama 7 hari pertama ”full” dengan tetap memperhatikan kondisi dan tingkat penyebaran ayam di dalam kandang (brooding). Hindari fluktuasi suhu yang ekstrim.
  • Jika diperlukan, jumlah pemanas ditambah untuk antisipasi fluktuasi suhu atau jumlah ayam per pemanas (brooder) dikurangi. Misalkan, jika biasanya 1 pemanas bisa untuk 1.000 ekor, jumlahnya bisa dikurangi untuk 500 ekor setiap satu pemanas.
  • Perhatikan kualitas air, jaga sekam selalu kering, dan jaga kelancaran sirkulasi udara. • Feed intake minggu pertama harus masuk standar. Biasanya jika DOC “kurang normal”, sulit mencapai feed intake standar. Oleh karena itu, pemberian pakan harus sedikit-sedikit, tetapi sesering mungkin dan jumlah tempat makan maupun tempat minum diperbanyak sehingga ayam tidak kesulitan menemukan tempat pakan dan minum.
  • Seleksi secara ketat dari awal pemeliharaan. Ayam yang kecil“harapan hidupnya” segera di-culling dan ayam yang “layak hidup” segera di-grading untuk mengurangi persaingan mendapatkan pakan atau minum. Ayam yang kecil diperlakukan lebih “istimewa” dibandingkan yang besar. Jika diperlukan, beri vitamin untuk mendukung pertumbuhannya.
  • Pelebaran kandang sesuai dengan kebutuhan ayam.
  • Penyemprotan kandang dilakukan minimal satu minggu sekali dengan desinfektan.
  • Periode brooding bisa diperpanjang sesuai kondisi ayam dan lingkungan.
  • Program medikasi dan vaksinasi harus dilaksanakan secara konsekuen.
Baca Juga:  KKP Panen Lele Sistem Bioflok di daerah Perbatasan RI–Malaysia

 

Sumber: Buku Panduan Lengkap Ayam Broiler

loading...
loading...