Pengobatan Tradisional dengan 7 Daun Berkhasiat


PertaniankuPengobatan tradisional menggunakan tumbuh-tumbuhan (herbal) sudah sejak lama dilakukan oleh masyarakat. Namun, dari hari ke hari penyembuhan penyakit secara tradisional menggunakan tumbuhan alami kini semakin ramai dibicarakan. Apalagi sudah banyak orang yang benar-benar merasakan keampuhan pengobatan secara alami tersebut. Dari beberapa bagian pada tumbuhan, salah satu yang memiliki khasiat pengobatan adalah bagian daun.

pengobatan tradisional daun binahong (2)

  1. Daun sukun

Tanaman sukun dikenal dengan buahnya yang dapat dijadikan bahan makanan. Namun sebenarnya, hampir keseluruhan bagian dari tanaman ini memiliki manfaat dan khasiat. Salah satunya yaitu bagian daunnya. Daun sukun dipercayai berfungsi sebagai penumpas penyakit. Zat yang terkandung pada daun sukun yaitu saponin, polifenol, asam sidrosianat, kalium, asetilkolin, tanin, riboflavin, dan phenol. Daun sukun juga mengandung senyawa flavonoid yang bersifat antidiabetes kuat. Khasiat daun sukun dapat diperoleh dari daunnya yang berwarna hijau atau kuning. Zat-zat tersebut berkhasiat untuk mengobati penyakit liver, hepatitis, sakit gigi, gatal-gatal, demam, diabetes mellitus, pembesaran limfa, jantung, dan ginjal. Selain dapat mengobati beberapa penyakit, daun sukun juga dapat menambah ASI. Caranya dengan meminum air rebusan daun sukun yang dikonsumsi pada pagi dan sore hari.

 

  1. Daun sirsak

Kebanyakan masyarakat mengenal tanaman sirsak karena mengonsumsi buahnya. Namun belakangan, bagian daunnya dikenal memiliki khasiat yang tidak kalah bermanfaat dan ampuh dari buahnya. Zat yang terkandung dalam daun sirsak yaituannocatacin, annocatalin, annohexocin, annonacin, annomuricin, anomurine, anonol, caclourine, genticid acid, gigantetronin, linoleic, serta muricapentocin. Secara tradisional daun sirsak dimanfaatkan untuk mengobati abses, asma, bronkitis, diuretik, disentri, demam, gangguan empedu, influensa, jantung, hipertensi, gangguan pencernaan, infeksi, cacingan, jantung berdebar, kurap, kejang, obat penahan darah, malaria, bisul, dan tumor. Salah satu penerapan dalam pengobatan kejang Anda dapat melakukan langkah mengambil 7 lembar daun sirsak yang segar, lalu rebus dengan 3 gelas air sampai mendidih dan tersisa 1 gelas. Setelah air rebusan sirsak tersebut dingin, saring airnya lalu minum ramuan yang dibuat sehari sekali. Penyakit lain yang dapat diatasi yaitu, bisul. Untuk mengatasinya Anda dapat menyiapkan daun sirsak segar secukupnya. Kemudian cuci bersih daun tersebut dan tumbuk daun hingga halus. Tambahkan sedikit air, lalu aduk tumbukan daun hingga menjadi adonan. Tempelkan daun sirsak halus di permukaan atas bisul.

  1. Daun Binahong

Tanaman ini sudah dikenal sejak lama sebagai tanaman berkhasiat. Mengenai khasiat obat yang dimilikinya pun sudah banyak diketahui oleh masyarakat. Daun ini mempunyai khasiat dalam mengobati radang usus, melancarkan dan menormalkan peredaran darah serta tekanan darah, mencegah stroke, asam urat, maag, menambah vitalitas tubuh, mengatasi ambeien, diabetes, hingga menjadi obat konstipasi atau sembelit. Beragam riset menunjukkan kandungan flavonoid, asam oleanolik, protein, asam askorbat, dan sponin dari ekstrak daun binahong memiliki aktivitas farmakologi sebagai antibakteri, antivirus, antiinflamasi, analgesik, dan antioksidan. Salah satu contoh penerapan pengobatan menggunakan daun binahong yaitu untuk mengatasi maag. Caranya dengan merebus 10 lembar daun binahong bersama dengan 1 gelas air hingga mendidih. Setelah itu saring air rebusan tersebut lalu minum tiga kali sehari. Sementara untuk pengobatan gagal ginjal, Anda rebus 10—15 g daun binahong bersama dengan 1 gelas air hingga mendidh. Kemudian minum air rebusan daun binahong sebanyak tiga kali sehari sebelum makan.

  1. Daun Dewa
Baca Juga:  Sejuta Manfaat Daun Sirsak untuk Kesehatan

Daun dewa dikatakan berasal dari Birma dan Cina, kini tanaman daun dewa sudah banyak dan mudah diperoleh di Indonesia. Warna daun ini hijau dengan alur memanjang. Daun ini dapat dijadikan penganan, biasanya menjadi lalapan oleh masyarakat Sunda. Beberapa zat kimia yang terkandung pada daun dewa di antaranya saponin, flavonoid, dan minyak asiri. Daun dewa banyak mengandung serat yang baik bagi kesehatan. Khasiat dari daun dewa untuk antiradang, antikoagulan, mengobati luka akibat pukulan, mengatasi demam, antipiretik, membantu menurunkan kadar gula darah, menghambat pertumbuhan sel kanker, memelihara kesehatan jantung, dan mengatasi rasa nyeri. Untuk mencegah stroke dan serangan jantung cuci 10 g daun dewa segar, kupas kulitnya lalu makan daun tersebut mentah-mentah 1 kali sehari. Atau bisa juga dengan cara lain dengan menumbuk daun dewa lalu tambahkan ½ gelas air matang, kemudian saring lalu peras airnya untuk diminum setiap sore.

  1. Daun Salam

Daun salam dikenal oleh masyarakat sebagai bahan tambahan bumbu masakan. Namun ternyata, daun ini memiliki manfaat lain sebagai tanaman yang berkhasiat obat. Tanaman ini dengan mudah ditanam di pekarangan rumah atau kebun karena memiliki akar tunggang. Oleh karena itu, kita dapat dengan mudah memanfaatkan tanaman tersebut. Secara tradisional, daun salam digunakan sebagai obat sakit perut dan diare. Selain itu daun salam juga mampu menurunkan kadar gula darah di atas normal. Ada beberapa penyakit lain yang dapat diatasi dengan daun salam yaitu menurunkan tekanan darah dan kolesterol darah, serta mengobati sakit maag, katarak, gatal-gatal, kudis, kencing manis, maag, dan eksim. Salah satu cara pengobatannya untuk mengatasi diare yaitu dengan cara mencuci bersih 7 g daun salam segar. Kemudian rebus daun dengan  1 gelas air selama 15 menit. Beri tambahan garam secukupnya ke dalam ramuan daun salam, lalu saring ramuan tersebut dan didinginkan untuk diminum.

  1. Daun Pandan Wangi
Baca Juga:  Tanaman Gandarusa Berkhasiat sebagai Penghambat HIV, Ini Kata Ilmuwan

Tanaman pandan wangi berciri khas harum dan bersifat sejuk. Tanaman ini dikenal sebagai tanaman yang dimanfaatkan untuk tambahan bahan membuat makanan, seperti pewarna kue dan pemberi aroma makanan. Kandungan yang ada pada daun pandan wangi di antaranya alkaloida, saponin, flavonoid, tanin, polifenol, dan zat warna. Efek farmakologis pada pandan wangi berkhasiat sebagai penguat saraf, menambah nafsu makan dan penenang, lemah sadar, tidak nafsu makan, sakit disertai gelisah, tekanan darah tinggi, rematik, pegal linu, menghitamkan rambut, mencegah rambut rontok dan ketombe. Untuk mengatasi rematik dan pegal linu Anda gunakan 5 lembar daun pandan wangi segar dan batang sereh secukupnya yang dicuci terlebih dahulu, lalu ditumbuk halus. Kemudian tambahkan minyak kayu putih dan minyak gandapura secukupnya. Kesemuanya diaduk rata, lalu oleskan atau gosok ke bagian tubuh yang sakit. Sementara untuk mengatasi hipertensi, Anda bisa menggunakan daun pandan wangi yang sudah dicuci bersih lalu potong kecil-kecil. Setelah itu rebus potongan daun pandan dengan 400 ml air sampai airnya tersisa 200 ml. Setelah dingin, saring air rebusannya, lalu minum sekaligus 1 kali sehari.

  1. Daun Kelor

Anda pasti sering mendengar pernyataan, dunis tak selebar daun kelor. Ukuran daun kelor memang tidak lebar bahkan sangat kecil, tetapi khasiatnya sangat besar. Tanaman kelor dikenal lengkap mengandung senyawa yang berkhasiat. Semua kandungan senyawa yang ada pada tanaman kelor bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia, khususnya untuk menyembuhkan penyakit. Untuk bagian daunnya, tanaman kelor sudah dimanfaatkan sejak zaman dahulu. Rasa dari tanaman kelor ini agak pahit, bersifat netral, dan tidak beracun. Di dalam daunnya terkandung zat kimia sebagai pelindung dari penyakit antimikroba, antibakteri, antiinflamasi, infeksi, virus Ebstein Barr, virus herpes simplek, HIV/AIDS, cacingan, bronktis, kanker prostat, kanker kulit, anemia, diabetes, tiroid, gangguan saraf, kolik di saluran pencernaan, rematik, sakit kepala, antioksidan, sumber nutrisi (protein dan mineral), dan tonik.

Kini tren pengobatan secara tradisional dengan bahan alami memang benar-benar sedang menjadi tren di kalangan masyarakat. Dari tujuh daun di atas, hampir semuanya mudah diperoleh karena daun-daun tersebut banyak tumbuh di sekitar kita. Bahkan ada pula daun yang berasal dari tanaman yang dapat ditanam sendiri di rumah. Oleh karena itu, Anda bisa menggunakan bahan-bahan alami tanaman ini sebagai pengobatan alternatif selain pengobotan medis. Dan pemanfaatan tanaman berkhasiat ini cukup mudah Anda terapkan bagi diri Anda sendiri dan orang lain.

 

Sumber buku:

Daun Ajaib Tumpas Penyakit

262 Tumbuhan Obat dan Khasiatnya

loading...
loading...