Pengolahan Lahan Gaharu


Pertanianku – Sebelum penanaman, sebaiknya lakukan pengolahan lahan secara baik dan benar. Lahan yang kurang baik pengolahannya dapat mempengaruhi perkembangan tanaman. Beberapa perlakuan dalam pengolahan lahan untuk mencapai tujuan sebagai berikut.

kebun gaharu

– Agar tanah menjadi gembur.

– Agar aerasi tanah menjadi lebih baik sehingga tanah memiliki banyak oksigen dan air tidak tergenang (tanah menjadi lebih porous).

– Agar penyakit dan bakteri tanah mati terkena cahaya matahari karena pengolahan tanah dengan membalik tanah dan mendiamkannya sampai berhari-hari.

Sebelum pengolahan lahan, kondisi lahan harus diketahui terlebih dahulu. Misalnya, apakah tanah tersebut memiliki keasaman tanah (pH) yang terlalu asam sehingga membutuhkan pengapuran, apakah lahan tersebut merupakan bekas tanaman yang terserang penyakit akar sehingga membutuhkan bakterisida atau fungisida untuk menghilangkan sisa penyakitnya, atau apakah lahan tersebut merupakan lahan yang miskin unsur hara sehingga membutuhkan banyak pupuk organik. Tanah terlalu asam kurang baik untuk pertumbuhan tanaman.

Tanah bekas tanaman yang terserang penyakit akar dapat menularkan penyakitnya. Adapun tanah kurang gembur menyebabkan perakaran tanaman tidak dapat berkembang dengan baik. Dengan demikian, penyerapan unsur-unsur hara menjadi kurang maksimal.

Tanaman gaharu merupakan tanaman keras yang membutuhkan jarak tanam cukup lebar antara satu pohon dengan pohon lainnya. Oleh karena itu, pengolahan tanahnya tidak dengan mencangkul lahan keseluruhan, tetapi cukup dengan mencangkul lubang tanam hingga gembur jika tidak ditumbuhi semak. Namun, jika lahan bersemak, pengolahan lahan dilakukan hanya pada jalur yang akan ditanami. Caranya, bersihkan semaknya, cangkul tanah pada jalur tersebut. Berikut cara pengolahan lahan untuk penanaman gaharu.

  1. Ukur jarak penanaman antara satu pohon dengan pohon yang lain, yaitu 3 m x 3 m.
  2. Buat lubang tanam dengan menggunakan cangkul. Tanah yang akan ditanami dicangkul hingga gembur terlebih dahulu. Selanjutnya, buat lubang tanam berukuran 50 cm x 50 cm x 50 cm dengan tanah diletakkan di samping lubang. Lubang tanam dibiarkan selama 3—4 minggu agar matahari dapat masuk ke dalam lubang dan mematikan bakteri penyebab penyakit busuk akar pada tanaman serta menghilangkan gasgas yang kurang baik bagi tanaman.
Baca Juga:  Begini Cara Membuat Bibit Kakao Unggul

 

 

Sumber: Buku Panduan Lengkap Gaharu