Pengolahan Lahan untuk Mencegah Penyakit Tanaman Sayur


Pertanianku — Sebelum kegiatan menanam, petani pasti melakukan proses pengolahan lahan terlebih dahulu. Pengolahan lahan sempurna adalah salah satu cara membalikkan tanah lapisan atas dengan tujuan tertentu.

anggrek aneh dari Irian
Foto: Unsplash

Selain memperbaiki kualitas sifat kimia, fisik, dan biologis tanah, pengolahan lahan bisa menurunkan potensi penyakit pada tanaman sayuran, khususnya pada tanaman bawang merah, penyakit yang berasal dari jamur layu fusarium atau penyakit antraknos.

Kedua penyakit ini tidak bisa dianggap remeh karena jika terserang penyakit ini, pemusnahan tanaman merupakan tindakan yang paling efektif untuk mencegah golahan laha, tanah untuk sayuran, budidaya sayuran

penyebaran terhadap tanaman lainnya.

Penyakit layu fusarium dan atraknos merupakan penyakit yang disebabkan oleh jamur di dalam tanah. Oleh karena itu, sangat penting melakukan pengolahan lahan secara benar untuk menghindari serangan penyakit tersebut.

Pengolahan lahan sempurna

Membongkar tanah pada lapisan atas juga bertujuan menghilangkan gulma dan tanaman lain sebagai inang penyakit. Pengolahan lahan pada terik matahari akan menyebabkan jamur mati berikut sporanya.

Jamur akan tumbuh sangat baik pada tanah yang lembap sehingga pembongkaran tanah sebaiknya dibiarkan beberapa hari atau seminggu di bawah terik matahari. Bahkan, ada sebagian petani yang membakar lahannya untuk mengatasi serangan jamur ini.

Hindari penggunaan pupuk belum matang

Pupuk kandang yang belum matang sangat berpotensi besar menjadi tumbuh kembang jamur. Jamur merupakan organisme pembusuk yang sangat menyukai kotoran hewan yang dijadikan pupuk kandang tersebut. Pastikan pupuk yang digunakan saat mengolah lahan adalah pupuk kandang yang sudah benar-benar matang.

Pengertian pupuk kandang yang sudah matang adalah pupuk yang sudah benar-benar terurai dan proses pembusukan sudah selesai. Karakteristik pupuk yang sudah matang menyerupai tanah. Jika digenggam terasa rapuh, tidak berbau dan berwarna hitam.

Baca Juga:  Pengendalian Virus Cabai dengan Vaksinasi

Bera dan rotasi tanaman

Khusus untuk penanganan serangan jamur pada bawang merah, penyakit ini juga bisa dihindari dengan melakukan rotasi tanaman, biasanya cabai dengan bawang merah. Solusi lainnya, Anda bisa melakukan bera (tidak ditanami selama beberapa waktu, dimaksudkan untuk memulihkan kesuburan tanah) setelah melakukan dua kali penanaman. Hal ini dilakukan untuk memutus rantai siklus jamur sehingga tanah menjadi steril, ditambah dengan pengolahan lahan yang dilakukan untuk kedua kalinya saat tanaman cabai sudah mulai tahap panen.

loading...
loading...