Pengomposan Jerami Untuk Budi Daya Jamur Merang


Pertanianku – Bila menggunakan jerami sebagai media tumbuh, setiap kira-kira 1,83 kg jerami diikat menjadi satu ikatan. Tanpa melepas ikatannya, jerami yang kering direndam dalam air. Setelah basah, seluruh jerami dalam ikatan disusun secara teratur di atas dasar tanggul.

Pengomposan Jerami Untuk Budi Daya Jamur Merang

Setelah lapisan pertama tersusun, siram ikatan jerami tersebut dengan air atau dengan larutan campuran sekitar 46 kg dedak dengan 4 galon (1 galon sekitar 4,5 liter) residu destileri. Campuran ini cukup untuk menyirami sekitar 183 kg jerami kering. Setelah lapisan pertama disiram larutan campuran, susun lapisan ikatan jerami kedua dan siram lagi dengan larutan campuran, demikian seterusnya sampai tersusun lapisan setinggi 10 cm. Lapisan ikatan jerami tersebut harus dipres atau ditekan sekuatnya sewaktu disusun, lalu diselubungi lembaran plastik agar kelembapannya tetap tinggi.

Pengomposan dilakukan selama 3—4 hari tergantung cuaca. Temperatur dalam lapisan jerami akan naik beberapa jam setelah penimbunan. Dalam waktu 24 jam pengomposan, mungkin akan tercapai suhu setinggi 48° C atau bahkan 50° C. Tiga hari setelah jerami melunak dan warnanya menjadi kecokelatan, suhu akan mencapai sekitar 65° C. Pada suhu tersebut organisme pengganggu biasanya sudah mati, terutama spora Coprinus yang berasal dari udara. Bila cairan kuning yang lekat mulai keluar dari rimbunan jerami, berarti fermentasi sudah selesai dan siap untuk membuat bedengan. Dengan selesainya proses fermentasi ini maka media sudah siap menyediakan hara untuk pertumbuhan jamur.

 

Sumber: Buku Budi Daya Jamur Merang

 

Baca Juga:  Produksi Pohon Kelapa Sawit Meningkat dengan Cara Ini