Pentingnya Air Dalam Bertanam Cabai


Pertanianku – Seperti yang kita ketahui, air sangat penting bagi tumbuh hidupnya tanaman. Fungsinya antara lain sebagai berikut.

Cabai merah_StudioPS_rudi_250914 (76)

1) Pengisi cairan tubuh tanaman.

2) Pelarut unsur hara yang terdapat di dalam tanah.

3) Membantu penyerapan unsur hara (makanan) dari dalam tanah oleh akar tanaman.

4) Mengangkut unsur hara ke seluruh organ tanaman.

5) Membantu memperlancar metabolisme terutama pada proses fotosintesis lalu mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tanaman.

6) Melancarkan aerasi udara dan suplai oksigen dalam tanah.

Ditinjau dari tanaman, keberadaan air harus sesuai dengan yang dibutuhkan oleh tanaman. Lahan pertanaman yang mengalami kekurangan air akan menyebabkan aerasi udara dalam tanah menjadi terganggu dan suplai oksigen dalam tanah tidak lancar. Jika hal ini terjadi, fungsi dan pertumbuhan akar sebagai bagian tanaman yang penting akan berhenti. Akibatnya, pertumbuhan seluruh bagian tanaman akan berhenti sehingga perkembangan menjadi tertunda, mutu dan produksi akan merosot, serta akar tanaman menjadi rentan terhadap serangan penyakit yang akan membawa kematian bagi tanaman dalam waktu yang singkat.

Bila lahan pertanaman mengalami kelebihan air, akan menyebabkan tanah menjadi sangat lembap dan becek. Akibatnya pun sama seperti bila kekurangan air, yaitu aerasi udara dan suplai oksigen dalam tanah menjadi terganggu serta akar tanaman dapat terserang penyakit busuk akar yang dapat menyebabkan kematian tanaman.

Kandungan air dalam tanah harus diperhatikan dengan mempertimbangkan lokasi penanamannya. Bila di lahan sawah, sebaiknya cabai ditanam pada akhir musim hujan. Sebaliknya bila di lahan tegalan, sebaiknya cabai ditanam pada akhir musim kemarau. Berdasarkan pengalaman petani cabai, untuk mengatasi hal tersebut, lahan pertanaman cabai perlu dibuatkan saluran air antarguludan atau antarbarisan tanaman dan saluran air yang mengelilingi areal tanam. Saluran air ini berfungsi sebagai penampung air hujan atau serapan air siraman sehingga tanah di lahan pertanaman tidak terlalu lembap/basah. Pada saat musim kemarau, air selokan dapat dimanfaatkan sebagai air siraman sekaligus menjaga agar tanah tidak menjadi kering karena tidak mendapatkan air hujan. Jadi, saluran air ini sangat penting, baik untuk daerah bercurah hujan tinggi maupun re dah. Selain itu, saluran air ini juga sangat diperlukan oleh cabai yang ditanam di areal persawahan atau tegalan.

Baca Juga:  Rahasia Tentang Kemangi yang Wajib Anda Tahu

 

Sumber: Buku Bertanam Cabai di Lahan dan Pot