Pentingnya Detoksifikasi Tubuh untuk Menjaga Kesehatan

Pertanianku — Pasti Anda sering mendengar kalimat: detoks tubuh dengan beberapa bahan sayur dan buah-buahan. Sebenarnya, penting tidak ya untuk detoksifikasi tubuh? Pada dasarnya tubuh bisa melakukan pembuangan racun-racun dari dalam tubuh secara mandiri, baik racun yang berasal dari luar maupun dari dalam tubuh sendiri. Organ yang berperan untuk mengeluarkan racun tersebut adalah kulit, paru-paru, saluran pencernaan, hati, dan ginjal.

detoksifikasi tubuh
foto: pertanianku

Kulit merupakan alat eksresi yang akan mengeluarkan keringat. Keringat tersebut akan dikeluarkan oleh tubuh dalam jumlah besar saat Anda melakukan kegiatan dan berada di lingkungan yang panas. Keringat juga dipengaruhi oleh makanan, kondisi kesehatan, dan emosi.

Paru-paru berperan untuk mengeluarkan gas karbon dioksida yang jika tidak dikeluarkan bisa menjadi radikal bebas di dalam tubuh dan merusak sel-sel tubuh.

Ginjal berperan untuk mengeluarkan urea, kelebihan air, dan material sisa lainnya dalam bentuk urine, seperti asam urat. Urine adalah hasil metabolisme amoniak yang bersifat racun bagi tubuh. Sementara itu, asam urat merupakan hasil metabolisme purin, jika jumlahnya berlebihan akan terjadi penumpukan dan mengkristal di bagian persendian.

Usus merupakan tempat semua zat kimia yang masuk ke tubuh dan mengalami perubahan kimia secara enzimatik. Hasil perubahan tersebut akan membentuk zat metabolit yang tidak atau kurang aktif.

Adapun organ hati akan mengeluarkan enzim berupa zat metabolit atau toksin yang bisa larut sehingga mudah dikeluarkan melalui empedu atau ginjal. Seluruh aktivitas organ tersebut terjadi setiap hari sehingga secara tidak sadar tubuh sudah melakukan detoksifikasi secara teratur dengan membuang air besar, air kecil, berkeringat, dan bernapas.

Namun, ada kalanya seluruh proses tersebut sudah bisa memadai, apalagi jumlah toksin yang ada di dalam tubuh lebih banyak daripada jumlah yang harus dikeluarkan. Belum lagi untuk Anda yang hidup di lingkungan perkotaan, polutan dari limbah, asap kendaraan, dan asap rokok. Semua zat tersebut terhirup ke dalam tubuh dan bisa berefek buruk bagi tubuh.

Baca Juga:  Waktu yang Tepat untuk Memberikan Pupuk untuk Pohon Kopi

Selain itu, tubuh juga bisa mengalami kontaminasi dari makanan dan minuman yang dikonsumsi. Setiap tahun, di dunia mengalami kasus keracunan pestisida berat yang bisa menyebabkan kematian hingga 220.000 orang akibat kerusakan saraf. Ada beberapa zat makanan yang bisa menjadi toksik bagi tubuh karena dikonsumsi secara berlebihan. Hal tersebut juga bisa menjadi pemicu penyakit lain di dalam tubuh.

Belum lagi ditambah masih rendahnya kesadaran untuk mengonsumsi makanan yang sehat seperti sayur dan buah sehingga menyebabkan kurangnya asupan serat dalam sehari. Padahal, serat berfungsi mempermudah proses pengeluaran kotoran dari usus besar. Akibatnya, tubuh mudah terserang penyakit degeneratif serta penuaan dini yang menyebabkan fungsi sel di dalam tubuh menurun.

Untuk mencegah hal buruk tersebut, tubuh Anda membutuhkan bantuan detoksifikasi dari luar, yakni dari bahan sayur dan buah-buahan tertentu yang mampu meningkatkan metabolisme tubuh. Dalam buku Detox is Easy menjelaskan cara detoksifikasi tubuh yang mudah dimengerti dan dipelajari. Anda hanya butuh kemauan untuk hidup sehat agar kualitas hidup menjadi lebih baik. Segera hubungi admin Penebar Swadaya untuk mendapatkan buku tersebut.

 

 

 

 


loading...