Pentingnya Naungan untuk Tanaman Budidaya


PertaniankuNaungan untuk tanaman budidaya umumnya merupakan tumbuhan yang sengaja ditanam yang berfungsi untuk melindungi tanamana budidaya itu sendiri dari paparan sinar matahari penuh.

naungan untuk tanaman budidaya
Foto: Jurnalasia5

Tanaman yang digunakan sebagai naungan tidak boleh sembarangan, harus memenuhi syarat tertentu. Berikut ini beberapa manfaat utama adanya naungan di areal penanaman.

  1. Menaungi

Tanaman naungan akan meredam suhu maksimum dan suhu minimum yang dapat merusak tanaman budidaya, terutama pada musim kemarau yang suhunya akan sangat panas. Tanaman naungan akan memainkan peranan penting dalam menciptakan iklim mikro yang lembap di areal pertanaman.

  1. Pemecah angin

Berfungsi sebagai pemecah angin karena tanaman budidaya, seperti kakao mudah rontok daunnya jika terkena angin yang kencang, terutama daun yang muda. Untuk itu, diperlukan adanya tanaman naungan agar angin yang berembus dapat ditahan atau terkena tanaman naungan terlebih dahulu sebelum mengenai tanaman kakao.

  1. Mencegah erosi

Tanaman naungan juga bisa sebagai sarana konservasi lahan. Perakaran tanaman pelindung yang umumnya dalam dan kuat dapat membantu mengurangi laju erosi, khususnya pada lahan dengan topografi miring. Dengan akar yang dalam juga dapat memperbaiki struktur tanah di lahan.

  1. Menyuburkan tanah

Tanaman naungan dapat menyuburkan tanah karena menghasilkan bahan organik yang dapat menyuburkan tanah. Tanaman naungan akan memberikan persediaan zat-zat makanan pada permukaan tanah yang berasal dari sisa-sisa daun yang gugur atau hasil pemangkasannya. Selain itu, akar tanaman naungan bisa dipilih yang mengandung bintil akar untuk dapat menyerap unsur N dari udara sehingga bisa menyuburkan tanah.

  1. Menambah pendapatan

Penambahan pendapatan ini diperoleh apabila tanaman naungan yang ditanam merupakan tanaman yang memiliki nilai jual seperti pisang, kelapa, atau tanaman kayu lainnya. Selain itu, kayu yang dihasilkan juga bisa dimanfaatkan sebagai sumber bahan bakar. Hal ini dibutuhkan misalkan pada pengolahan hasil perkebunan kopi saat proses pengeringan bijinya.

Baca Juga:  Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Buah Busuk