Pentingnya Pakan, Air Minum, dan Obat pda Burung Cucakrawa


Pertanianku – Pakan, air minum, dan obat juga perlu disediakan dalam kandang seleksi. Jenis pakan yang diberikan antara lain pisan kepok, pepaya, dan ulat daun atau jangkrik. Mengingat proses seleksi hanya mengarah pada kesehatan, pertumbuhan bulunya, dan dasar suaranya, maka pakan buatan tidak perlu diberikan.

cucakrawa BSD Rudi 26052010 (6)

Untuk menjaga kualitas, hendaknya pemberian pakan dibatasi dan diganti jenisnya setelah 2—3 minggu. Pemberian yang paling baik pada pagi dan siang hari. Seperti diketahui, satu cucakrawa bakalan hanya menghabiskan 2—3 buah pisang kepok matang dalam satu hari dan 1—2 ekor jangkrik. Jadi, dapat diperkirakan jumlah pisang kepok dalam sekali pemberian.

Sebenarnya, pakan yang paling baik untuk cucakrawa bakalan adalah buah pepaya yang tidak terlalu masak (mengkal). Untuk lebih amannya, dapat diberikan pepaya mengkal maupun pepaya masak dalam waktu yang sama. Biarkan burung tersebut memilih makanan yang disukainya. Pemberian jangkrik sedapat mungkin sejak burung tersebut mulai dimasukkan dalam kandang seleksian.

Jangkrik tersebut harus dibuang bagian kakinya yang tajam agar tidak membahayakan tenggorokan burung. Dalam pemberiannya, perlu digunakan lidi untuk menyuapi cucakrawa bakalan. Air yang disediakan dalam kandang seleksian sebaiknya air dingin yang telah dimasak. Air minum harus diganti setiap hari.

Dalam seminggu berturut-turut, air minum tersebut diberi obat Teravit. Pemberian obat ini dimaksudkan agar kondisi cucakrawa bakalan cepat pulih.

 

Sumber: Buku Agar Cucakrawa rajin berkicau