Pentingnya Pengawasan Mutu Benih Kakao


Pertanianku – Pengawasan mutu benih lebih bersifat pengawalan bersama yang dilakukan oleh produsen bekerja sama dengan BP2MB terhadap mutu benih perkebunan. Tujuannya agar mutu benih dapat dipertahankan dan dipelihara. Secara skematis pengawalan atau pengawasan mutu benih digambarkan sebagai berikut.

Pengawasan Benih Kakao

Pengawasan mutu benih tanaman perkebunan, termasuk benih kakao, dilakukan dengan kegiatan sertifikasi benih. Sertifikasi tersebut dengan pemeriksaan lapang dan pengujian mutu benih di laboratorium. Prosedur sertifikasi benih perkebunan dilakukan dengan cara mengajukan permohonan kepada Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBP2TP). Pemohon adalah produsen benih yang telah terdaftar atau memiliki SIUP (Surat Izin Usaha Perbenihan) dan mengajukan permohonan secara tertulis kepada kepala BBP2TP.

Selanjutnya, BBP2TP akan memberitahukan kepada pemohon waktu/ tanggal pelaksanaan kegiatan sertifikasi, yaitu pemeriksaan lapang dan pengujian laboratorium. Petugas pengawas benih tanaman (PBT) dari BBP2TP melakukan pemeriksaan kebun, penyiapan benih, dan pembibitan serta uji laboratorium atas contoh benih. Benih yang memenuhi standar mutu berdasarkan hasil pemeriksaan kebun dan uji laboratorium diterbitkan sertifikat. Sebelum diedarkan, benih tersebut diberi label sesuai dengan kelas benih. Secara skematis prosedur sertifikasi benih perkebunan seperti gambar berikut.

 

Sumber: Buku Menghasilkan Benih dan Bibit Kakao Unggul

 

 

Baca Juga:  Spanyol Punya Buah Istimewa, Alpukat Tanpa Biji
loading...
loading...