Pentingnya Program Biosekuriti Pada ALPU


Pertanianku – Program biosekuriti merupakan suatu tindakan untuk menghindari kontak antara hewan dan mikroorganisme. Program ini merupakan pintu pertahanan pertama dalam upaya pengendalian penyebaran suatu penyakit. Penerapan biosekuriti dalam sistem beternak ALPUsangat diperlukan, mulai dari awal pemeliharaan di kandang sampai saat pemasaran hasil ke pasar.

Masa Pemeliharaan ALPU Lebih Singkat

Untuk menjamin agar program biosekuriti dalam pemeliharaanALPU dilaksanakan dengan baik, diperlukan beberapa aktivitas rutin, yaitu sebagai berikut.

  1. a) Melakukan pemeriksaan kesehatan ALPU secara berkala.
  2. b) Melengkapi setiap kandang dengan peralatan makan dan minum khusus.
  3. c) Menerapkan sistem pemeliharaan all in-all out.
  4. d) Membersihkan kandang atau penampungan ALPU dari limbah padat unggas.
  5. e) Melakukan pengosongan kandang atau penampungan ALPUsatu hari dalam dua minggu untuk proses pembersihan dan desinfektan.
  6. f) Mencegah masuknya kucing, anjing, burung liar, dan hewanpengganggu lainnya dalam kandang atau penampungan ALPU.
  7. g) Menempatkan ALPU yang sakit di dalam kandang tersendiri.
  8. h) Segera membakar setiap ALPU yang mati.

Prinsip biosekuriti yang tepat dalam peternakan ALPU adalah sebagai berikut.

1) Mengontrol dan membatasi terjadinya kontaminasi antara ternak,manusia, dan jenis hewan lainnya.

2) Melaksanakan program sanitasi dengan menjaga kebersihan secara  rutin untuk membuat kandang dan lingkungan pemeliharaan ALPUbersih dan bebas dari hama penyakit.

3) Melaksanakan program vaksinasi secara tepat dan akurat diikuti dengan program pencegahan penyakit dengan melaksanakan pengobatan secara rutin.

 

Sumber: Buku Ayam Kampung Pedaging Unggul

 

 

Baca Juga:  Lebih Sehat Daging Kambing atau Daging Domba? Ini Jawabannya!
loading...
loading...