Penutupan Jalur Puncak Selama 10 Hari Hambat Distribusi Barang dan Jasa


Pertanianku Penutupan jalur Puncak selama 10 hari akibat terjadinya longsor telah ditetapkan oleh pemerintah pusat sejak Senin, 5 Februari 2018. Selama masa pemulihan di Jalur Puncak, arus lalu lintas kendaraan dialihkan ke jalur Sukabumi dan Jonggol.

Penutupan jalur puncak
Foto: Google Image

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ahmad Heryawan (Aher) berharap, pemulihan lokasi terdampak longsor di Kabupaten Bogor dan Cianjur tersebut bisa lebih cepat sehingga jalur Puncak bisa segera dibuka kembali.

“Semoga 10 hari itu bisa selesai penutupannya. Pasti (distribusi) barang dan jasa terganggu,” kata Aher seperti dikutip dari laman Pikiran Rakyat, Selasa (6/2).

Menurut keterangan Aher, ada banyak lokasi di Jawa Barat yang rawan longsor. Selain Bogor, bencana tersebut juga berpotensi terjadi di Bandung, Cianjur, dan Garut. “Karena Jawa Barat hadir sebagai bumi vulkanik muda. Subur tapi rawan longsor dan gempa,” ujar dia.

Ia menuturkan, bencana yang terjadi di Jawa Barat tak dimungkiri juga akibat kerusakan lingkungan, salah satunya akibat pembangunan yang tidak terkendali di kawasan hulu. Karena itu, Aher menginstruksikan pemerintah daerah ataupun dinas terkait agar memperketat perizinan alih fungsi lahan seperti di Puncak.

Pemerintahnya memastikan pembangunan yang menyalahi aturan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di Puncak itu akan diperbaiki secara perlahan. Aher memastikan pembangunan di sana berjalan sesuai harapan menggunakan aturan RTRW yang baru direvisi.

Kesepakatan terkait penutupan jalur Puncak merupakan hasil rapat Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jendral Perhubungan Darat, BNPB, Gubernur, Bupati, Kepolisian Daerah, dan instansi terkait lainnya. Pihak-pihak tersebut melakukan rapat terbatas di lokasi longsor Riung Gunung Kecamatan Cisarua, pada Selasa sore.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiadi menjelaskan, penutupan tersebut berlaku untuk kendaraan roda empat atau lebih. Ia memastikan badan jalan masih bisa dilalui sepeda motor selama tidak ada pekerjaan yang memerlukan penutup total. “10 hari itu disesuaikan dengan proses perbaikan jalan di Kabupaten Bogor saja,” katanya. “Penutupan jalan dimulai dari perempatan Taman Safari Indonesia hingga Kecamatan Ciloto Kabupaten Cianjur.”

Baca Juga:  Harga Bawang Putih di Depok Naik Drastis

“Pemicu utamanya, air hujan lalu getaran dari mobil-mobil yang lewat makanya ke depan harus dibatasi kendaraan yang melintas ke Jalur Puncak,” kata ketua tim tanggap darurat longsor PVMBG, Imam Santoso.

loading...
loading...