Penyakit Tanaman Bayam yang Perlu Anda Waspadai

Pertanianku — Tanaman bayam terkenal cukup mudah ditanam karena tanaman ini sendiri bisa tumbuh liar di lahan yang tidak terurus. Namun, tanaman bayam tetap rentan terserang beberapa jenis penyakit yang dapat menyebabkan pertumbuhannya terhambat. Berikut ini beberapa penyakit tanaman bayam yang sering menyerang beserta cara pengendalian yang tepat.

penyakit tanaman bayam
foto: Pertanianku

Penyakit virus keriting

Spinach blight disebabkan oleh sejenis virus cucumber mosaic virus. Tanaman yang sudah terjangkit penyakit ini akan memiliki daun yang mengerut, menggulung, menyempit, dan mengecil, serta bagian permukan daun terlihat menguning dan belang-belang (mosaik). Penyakit virus keriting lebih sering menyerang daun muda.

Pengendalian penyakit tanaman bayam ini dapat dilakukan dengan mencabut bagian tanaman yang sudah terserang dan membakarnya agar infeksi penyakit tidak menular ke bagian tanaman lain yang masih sehat. Setelah itu, lakukan peremajaan tanaman kembali agar pertumbuhan tanaman bisa lebih seragam.

Penyakit kekurangan mangan

Penyakit ini sering dialami oleh tanaman bayam yang ditanam pada lahan berpasir, tanah dengan tingkat pH yang cukup tinggi di atas 6, dan tanah tropis karena pengaruh cuaca. Tanaman yang sudah terkena serangan penyakit ini ditandai dengan adanya bintik-bintik kuning di daun dan tepi daun terlihat mengeriting. Selain itu, pertumbuhan daun tanaman terlihat lebih lambat daripada biasanya.

Pengendalian penyakit dapat dilakukan dengan memberikan mutonik yang mengandung unsur mangan saat serangan pertama teridentifikasi. Selain itu, Anda juga bisa memberikan kapur ketika proses pengolahan tanah. Pemberian kapur sangat penting dilakukan pada tanah yang diduga kekurangan mangan.

Penyakit rebah kecambah

Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Rhizoctonia solani dan Phytium sp. Penyakit rebah kecambah bisa menyerang tanaman bayam saat masih berbentuk benih dan mulai berkecambah. Tanaman yang sudah terserang akan mengalami pembusukan pada lapisan korteks akar utama dan pangkal batang berubah warna menjadi kecokelatan. Kondisi tersebut menyebabkan akar dan batang tanaman menjadi busuk sehingga akhirnya membuat tanaman mati.

Baca Juga:  Musuh Alami Ulat Grayak, Hama Tanaman Jagung yang Meresahkan

Penyakit ini dapat diatasi dengan memperbaiki saluran drainase sehingga tanah tidak terlalu basah atau kering, melakukan peremajaan tanaman dengan mencabut tanaman yang sakit, menggunakan pupuk yang berimbang, dan memberikan fungisida sesuai dengan anjuran pakai.


loading...