Penyakit yang Sering Menyerang Ayam Kampung


Pertanianku — Penyakit yang menyerang ayam secara umum sebenarnya cukup banyak. Baik itu yang disebabkan oleh virus, bakteri, parasit, jamur, maupun hal lainnya. Akan tetapi, hanya ada beberapa penyakit yang sering menyerang ayam kampung.

penyakit yang sering menyerang ayam kampung
Pertanianku

Ayam kampung sangat potensial bila dipelihara secara intensif. Kekurangan pasokan ayam kampung salah satunya disebabkan oleh penyakit yang biasa menyerang ternak ini. Untuk itu, ketahui beberapa penyakit yang sering menyerang ayam kampung yang perlu Anda waspadai seperti berikut ini.

  1. ND (New Castle Disease)

Penyakit ND atau yang lebih dikenal dengan tetelo/cekak merupakan penyakit akut pada ayam kampung yang cepat menular dan sebagai penyebab kematian tertinggi. ND disebabkan oleh virus paramyxo dengan keganasan bervariasi mulai dari yang sangat tinggi (velogenik), cukup tinggi (mesogenik), sampai rendah (lentogenik). Virus ini bersifat menggumpal dan merusak sel-sel darah merah ayam.

  1. IBD (Infection Bursal Disease)

IBD atau dikenal dengan gumboro disebabkan oleh virus golongan birnaviridae yang mempunyai struktur RNA. Penularannya terjadi sangat cepat dan akut yang menyerang ayam usia 2—14 minggu. Penyakit umboro menyerang dan merusak kekebalan tubuh, terutama bursa fabricius yang terletak di dekat anus.

Hal tersebut dapat menurunkan kekebalan terhadap vaksinasi dan menyebabkan ayam mudah terserang penyakit lain yang lebih mematikan.

  1. Invection coriza

Invection coriza/snot lebih populer sebagai penyakit pilek. Penyakit menular dan kronis ini menimbulkan gangguan pada saluran pernapasan atas dan penyebaran sangat cepat. Penyakit ini menyerang hampir semua kelompok umur ayam.

Invection coriza disebabkan oleh bakteri Haemophillus palagallinarum gram negatif. Bakteri ini tergolong lemah dan tidak berbahaya serta mudah mati bila berada di luar ayam. Bila berada pada sinus mata, bakteri ini akan sangat tahan. Bahkan, obat tidak dapat mencapainya karena daerah tersebut sangat sedikit mengandung pembuluh darah.

Baca Juga:  Vaksin Anti Flu Burung Ayam Petelur Telah Diluncurkan

Penyakit ini bisa menjadi parah bahkan tingkat kematiannya hingga 50 persen apabila terjadi komplikasi dengan penyakit lain, misalnya CRD (Chronic Respiratory Disaese). Akan tetapi, bila tidak ada penyakit tambahan lain, biasanya angka kematian hanya mencapai 20 persen.

  1. Fowl fox

Fowl fox atau cacar unggas adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh virus Borrelota avium yang menyerang ayam di semua umur. Virus dengan struktur DNA ini dapat tumbuh dan berkembang pada sel kulit dan sel-sel selaput lendir yang sangat immunogenic.

Dengan demikian, kekebalan yang ditimbulkannya berlangsung lama. Jadi, luka yang terkelupas dan mengandung virus cacar dapat hidup selama 3—4 tahun. Belum ada pengobatan efektif untuk penyakit ini, terutama bentuk basah.

  1. Cacingan

Umumnya, penyakit cacingan tidak menimbulkan kematian pada ayam, tetapi dapat menimbulkan kerugian ekonomi. Hal ini karena adanya penurunan berat badan walaupun ayam mengonsumsi pakannya. Cacing di dalam tubuh ayam mengisap sari-sari makanan, bahkan ada juga yang mengisap darah.

Cacing Ascaridia galli merupakan parasit cacing gilik yang paling sering menyebabkan masalah di kandang. Cacing ini menyerang daerah usus yang menyebabkan enteritis dengan gejala diare.

Beberapa penyakit di atas sebenarnya bisa Anda atasi, yaitu dengan cara pencegahan. Kenali gejala-gejalanya, kemudian lakukan tindakan pada ayam yang terserang penyakit. Atau, Anda bisa membaca buku Panduan Praktis Beternak Ayam Kampung Hari per Hari yang diterbitkan oleh Penebar Swadaya.

Di dalam buku ini dibahas dengan jelas dan terperinci mengenai panduan beternak ayam kampung yang bisa Anda lakukan hari per hari. Di dalamnya juga ada informasi lengkap mengenai penyakit yang sering menyerang ayam kampung beserta gejala-gejalanya. Dengan begitu, Anda bisa meminimalisir kerugian dan meningkatkan prouktivitas ternak ayam kampung Anda.

Baca Juga:  Cara Merawat Anak Ayam yang Benar