Penyebab dan Proses Operasi Cesar Pada Anjing


Pertanianku – Dalam beberapa kasus melahirkan kadang ada anjing yang harus melewati proses cesar. Banyak faktor yang menyebabkan anjing harus dicesar.

Merawat Anjing Baru

  • Faktor Ras

Ada beberapa jenis anjing yang memang harus melewati proses cesar jika melahirkan. Contohnya, bulldog. Anatomi bulldog yang menyebabkan anjing ini harus dicesar. Anakan bulldog memiliki badan yang lebih besar dibanding kan kepalanya dan kaki melebar sehingga menyulitkan untuk dilahirkan secara normal. Ditambah dengan indukan bulldog yang tidak mempunyai leher sehingga napas pendek dan menyebabkan anjing bulldog tidak kuat untuk mengejan. Anjing ras kecil, seperti chihuahua, pomeranian, yorkshire, juga sering mengalami operasi cesar karena tidak mempunyai tenaga.

  • Faktor Anatomi dan Genetika

Anjing yang memiliki pinggul sempit biasanya mengalami kesulitan untuk melahirkan secara normal. Untuk mengetahui anjing Anda memiliki pinggul yang sempit atau longgar dapat diperiksa oleh seorang dokter hewan. Anjing yang memiliki pinggul sempit dan anak yang dikandung berukuran besar sudah pasti tidak bisa melahirkan secara normal.

Anjing yang berpinggul sempit, seringkali juga melahirkan anak yang berpinggul sempit. Oleh karena itu, jika Anda ingin membeli anjing betina harus ditanyakan kepada breeder-nya informasi generasi di atasnya yang melahirkan secara cesar. Memang, tidak 100% benar kalau induknya berpinggul sempit anaknya juga akan berpinggul sempit. Namun, setidaknya ada kemungkinan indukan ini akan menurunkan kejelekannya pada anaknya.

  • Faktor Kesehatan

Faktor ini sering terjadi, misalnya anjing yang dalam keadaan hamil terserang penyakit. Penyakit yang sering menyebabkan anjing harus dicesar biasanya infeksi saluran rahim dan vagina. Anjing hamil yang terserang penyakit keputihan kemungkinan besar akan melahirkan anak dengan kondisi buta karena anakan yang keluar akan melewati cairan keputihan yang mengandung bakteri atau virus.

Ada kalanya anjing yang sedang bunting nafsu makannya menurun sehingga mengganggu kualitas kesehatannya. Biasanya terjadi ketika usia kehamilan makin tua, rahim yang membesar menekan usus pencernaan sehingga anjing susah makan. Anjing hamil yang kesulitan makan akan semakin turun tingkat kesehatannya dan ini akan mempengaruhi kesehatan janin pula. Anjing tidak mempunyai tenaga untuk melahirkan secara normal sehingga memerlukan operasi cesar untuk membantu kelahirannya.

Anjing yang sudah melewati hari ke-60 masa kehamilan, tetapi belum ada tandatanda akan melahirkan sebaiknya dibawa ke dokter hewan untuk dilakukan pemeriksaan. Banyak kasus cesar terjadi karena sang induk tidak mengalami kontraksi padahal plasenta sudah lepas dari dinding rahim. Pada kejadian ini jika tidak segera dilakukan operasi cesar akan membahayakan sang janin. Plasenta yang sudah lepas tidak lagi menyalurkan oksigen ke janin. Biasanya setelah plasenta lepas, janin dapat bertahan antara 3—24 jam.

Dokter hewan biasanya akan menginduksi dengan oksitosin agar sang induk mengalami kontraksi. Tapi, jika sudah diinduksi dengan oksitosin dalam 3 jam belum kontraksi sang induk harus segera menjalankan operasi cesar. Ada beberapa kasus , anjing pada awalnya melahirkan secara normal tetapi karena banyaknya anak yang harus dilahirkan atau janin terlalu besar sehingga sang induk kehabisan tenaga. Dalam kondisi ini induk juga harus segera dicesar. Kalau janin ternyata sudah mati di dalam kandungan, tetapi tidak diangkat  secepatnya, nyawa induk akan terancam karena proses pembusukan janin sangat cepat dan akan meracuni semua sistem yang ada.

 

Sumber: Buku Cara Merawat Anjing

 

loading...
loading...